Way Kanan, KUA Buay Bahuga (Humas) - - Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Buay Bahuga terus memperkuat program bimbingan perkawinan bagi calon pengantin. Dalam kegiatan terbaru, penyuluh agama menekankan pentingnya kesetiaan dan kepercayaan sebagai pilar utama dalam membangun keluarga harmonis.
Penyuluh Agama KUA Buay Bahuga,
Binti Syafaati, menegaskan bahwa pernikahan bukan sekadar ikatan lahiriah,
melainkan hubungan batiniah yang membutuhkan komitmen kuat. Ia menyebut
kesetiaan sebagai bukti cinta sejati dan kepercayaan sebagai kunci untuk menjaga
kelanggengan rumah tangga. “Tanpa kesetiaan dan kepercayaan, rumah tangga
rentan terhadap konflik,” ujarnya.
Dalam sesi bimbingan, para calon
pengantin diajak memahami bahwa banyak persoalan rumah tangga bermula dari
hilangnya rasa saling percaya. Oleh karena itu, keterbukaan dan kejujuran
menjadi sikap yang harus dibangun sejak awal pernikahan.
Materi bimbingan juga mencakup
pentingnya komunikasi sehat, kemampuan mengendalikan emosi, serta penguatan
iman sebagai benteng dalam menghadapi dinamika kehidupan berumah tangga.
Bimbingan disampaikan secara interaktif agar mudah dipahami oleh peserta.
Program ini mendapat respons positif
dari para calon pengantin. Mereka mengaku mendapatkan banyak wawasan baru yang
relevan dan aplikatif dalam kehidupan rumah tangga. “Materinya sangat membekali
kami secara mental dan spiritual sebelum menikah,” ujar salah satu peserta.
KUA Buay Bahuga menegaskan bahwa kegiatan bimbingan perkawinan akan terus digelar secara rutin sebagai bagian dari pelayanan pranikah. Tujuannya adalah menciptakan keluarga yang sakinah, mawaddah, dan rahmah serta menekan angka perceraian di kalangan pasangan muda. (Taufik/Afril/Fitria)
Editor : Fadilah
