Tidak semua jalan menuju
kesuksesan itu lurus dan mulus. Sebagian ditempuh dengan tekad baja, kerja
keras tanpa henti, dan niat tulus untuk mengabdi. Itulah yang tercermin dalam
sosok Al Imron, S.H., penyuluh agama Islam dari Kabupaten Pesisir Barat, Provinsi
Lampung, yang kini melangkah mantap ke ajang Penyuluh Agama Award Tingkat
Nasional Tahun 2025.
Lahir di Suoh, Kabupaten Lampung Barat, pada 6 April 1982
dari pasangan Rasim dan Atikah, Al Imron adalah anak kedua dari lima
bersaudara. Sejak kecil, ia telah menunjukkan semangat belajar yang tinggi
meski dengan keterbatasan yang ada.
Ia menempuh pendidikan dasar di SDN 2 Sumber Agung dan lulus
pada tahun 1995. Selanjutnya, ia melanjutkan ke SLTP Negeri 2 Pesisir Selatan,
yang berhasil ia selesaikan pada tahun 1999. Hasratnya untuk memperdalam ilmu
agama membawanya hijrah ke Banten, menimba ilmu di Pondok Pesantren Al-Qur’an
Assanusiyah, Pandeglang, dari tahun 2001 hingga 2011.
Sepuluh tahun mengkaji Al-Qur’an dan ilmu-ilmu keislaman
tidak membuatnya lupa pada kampung halaman. Usai menuntaskan pendidikan
pesantren, ia kembali ke Desa Sumber Agung dan mengabdikan diri sebagai guru di
SDN 2 Sumber Agung. Sambil mengajar, ia menuntaskan pendidikan Paket C hingga
tahun 2016—menunjukkan bahwa tak ada kata terlambat untuk belajar.
Dedikasinya kepada masyarakat tidak berhenti di bidang
pendidikan. Pada tahun 2016, ia dipercaya menjadi aparat pekon (desa), posisi
yang diembannya hingga tahun 2020. Setelah itu, ia memilih kembali fokus di
dunia dakwah dan penyuluhan keagamaan dengan menjadi Penyuluh Agama Islam
Non-PNS mulai tahun 2020.
Komitmennya dalam berdakwah tidak hanya berhenti pada
praktik lapangan. Ia juga berupaya menguatkan fondasi keilmuannya dengan
menempuh kuliah di STAI Al Ma’arif Way Kanan, yang diselesaikannya pada tahun
2022. Satu tahun kemudian, pada tahun 2023, perjuangannya membuahkan hasil: ia
dinyatakan lulus sebagai PPPK Penyuluh Agama Islam dan hingga kini aktif
menjalankan tugas-tugas penyuluhan dengan sepenuh hati.
Sebagai penyuluh agama, Al Imron dikenal dekat dengan
masyarakat, terutama dalam program pemberdayaan umat, pembinaan remaja masjid,
penguatan keluarga sakinah, hingga pelestarian nilai-nilai moderasi beragama di
tingkat pekon. Sikapnya yang rendah hati dan komunikatif menjadikannya sosok
panutan dan jembatan yang menyejukkan antara umat dan pemerintah.
Kini, dengan segudang pengalaman dan semangat yang tak
pernah padam, Al Imron, S.H. melangkah ke panggung nasional sebagai kandidat
Penyuluh Agama Award Tingkat Nasional Tahun 2025, membawa serta semangat
pengabdian dari tanah Suoh dan harapan besar bagi kemajuan dakwah Islam yang
menyejukkan di negeri ini.
