Jl. Cut Mutia No.27, Gulak Galik, Kec. Tlk. Betung Utara kanwillampung@kemenag.go.id

Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

Daerah

Buka Dialog Isu Aktual Lintas Agama, Kakankemenag Tulang Bawang Kukuhkan Semangat Moderasi Beragama di Kampung Tri Tunggal Jaya

Rabu, 18 Juni 2025 Humas Tulang Bawang
Buka Dialog Isu Aktual Lintas Agama, Kakankemenag Tulang  Bawang Kukuhkan Semangat Moderasi Beragama di Kampung Tri Tunggal Jaya
Humas Tulang Bawang
Humas Tulang Bawang

Tulang Bawang, Kemenag (Humas) – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tulang Bawang, Ahmad Jalaluddin didampingi Kasi Bimbingan Masyarakat Islam Mujamil, membuka secara resmi kegiatan Dialog Isu Aktual Lintas Agama yang dilaksanakan di Kampung Tri Tunggal Jaya pada Rabu (18/06/2025).

Kegiatan ini dihadiri Kepala Kesbangpol Tulang Bawang Saut Sinurat, Camat Banjar Margo Handriansyah, Kepala KUA Banjar Margo Abdul Wahab, Kepala Kampung Tri Tunggal Jaya Eko Dwi Wardoyo, serta seluruh peserta dialog lintas agama.

Tujuan diadakannya dialog ini dalam rangka Meningkatkan Pemahaman dan Toleransi Antarumat Beragama Membangun kesadaran bersama mengenai pentingnya hidup berdampingan secara damai dalam keberagaman keyakinan, serta menumbuhkan sikap saling menghargai dan menghormati antarumat beragama.


Sebelum acara resmi dibuka, Kasi Bimas Islam Mujamil menyampaikan laporan pelaksanaan kegiatan. Ia menyebut bahwa dialog ini diikuti oleh 30 peserta yang terdiri dari unsur BPK Kampung, Kepala Dusun 1 hingga 4, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh perempuan, dan tokoh pemuda setempat.

Dalam laporannya, Mujamil menyampaikan bahwa moderasi beragama adalah cara pandang, sikap, dan praktik beragama yang adil dan seimbang. "Moderasi beragama bukan upaya pendangkalan akidah, tetapi justru bentuk nyata dari kedewasaan dan kematangan beragama di tengah keberagaman," tegasnya.

Kampung Tri Tunggal Jaya sendiri telah ditetapkan sebagai salah satu titik Lokasi Kampung Moderasi Beragama di Tulang Bawang. "Kegiatan ini diharapkan menjadi pemantik semangat kebersamaan dalam membangun harmoni sosial melalui penguatan nilai toleransi dan saling menghargai antar umat beragama,” kata Mujamil.


Dalam sambutannya, Kepala Kemenag Tulang Bawang Ahmad Jalaluddin menyampaikan bahwa moderasi beragama bukanlah upaya menyamakan keyakinan antar agama, melainkan sikap hidup yang menghormati perbedaan. “Moderasi beragama adalah jembatan antara keberagamaan dan kebangsaan, bukan pemisah,” ujarnya.

Jalaluddin juga menjelaskan empat indikator utama yang menjadi tolok ukur masyarakat moderat, yakni anti kekerasan, komitmen kebangsaan, toleransi, dan penerimaan terhadap tradisi lokal. Menurutnya, indikator tersebut harus dipraktikkan secara nyata dalam kehidupan sehari-hari dan diajarkan lintas generasi.

Sebagai pemateri utama, Ia juga menegaskan pentingnya pelibatan semua unsur dalam penguatan moderasi, mulai dari negara, pendidikan, media, politik, hingga tokoh-tokoh agama dan keluarga. Ia menekankan bahwa peran perempuan dan anak muda juga sangat strategis dalam membentuk karakter bangsa yang moderat.

Dialog berlangsung interaktif dengan diskusi tentang tantangan keberagaman, politik identitas, dan pentingnya rumah ibadah inklusif. Kegiatan ditutup dengan komitmen bersama menjaga kerukunan umat beragama di Kampung Tri Tunggal Jaya. Kampung ini diharapkan menjadi model implementasi nyata moderasi beragama di tingkat desa.


Editor: Aditya Catur