Pesawaran (Humas) - Untuk meningkatkan pengetahuan dan juga kompetensi ASN di lingkungan Kementerian Agama Provinsi Lampung, salah satunya dengan mengikuti pelatihan di wilayah kerja oleh Loka Diklat Keagamaan Bandar Lampung. Demikian disampaikan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung, Puji Raharjo saat membuka pelatihan tata naskah dinas angkatan 2, metodologi pembelajaran angkatan 1 dan multimedia pembelajaran angkatan 1 di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pesawaran, Senin (1/7/24)
Pelatihan tata naskah dinas untuk memastikan satker menggunakan aplikasi srikandi dan aplikasi tanda tangan elektronik sesuai dengan program prioritas Kemenag yakni transformasi digital. Pelatihan metodologi pembelajaran dan multimedia pembelajaran menurut Puji keduanya sangat berkaitan, menghadapi generasi sekarang guru harus menyesuaikan dengan kebutuhan siswa. Digitalisasi layanan yang semakin meningkat, mengharuskan ASN kemenag untuk terus mengupgrade diri dan beradaptasi dengan perubahan dan kebutuhan saat ini.
Lebih lanjut Puji mengajak pendidik dan tenaga kependidikan di madrasah untuk membangun iklim pengasuhan yang ramah namun tetap disiplin. Ia tidak ingin mendengar perundungan yang isunya dapat menghancurkan madrasah.
Menutup sambutannya Ia mengajak para guru dan ASN untuk terus menggelorakan moderasi beragama, agama yang ramah, rukun dan menghargai perbedaan melalui mimbar-mimbar kelas yang dipunya maupun di status media sosial sehingga tercipta iklim yang rukun damai di tengah-tengah masyarakat.
Sementara Kepala Loka Diklat Keagamaan Bandar Lampung, Agus Apriansyah, mengatakan bahwa pelatihan di wilayah kerja bertujuan untuk memudahkan semua pegawai di bawah naungan Kementerian Agama khususnya di unit kerja Loka Diklat Keagamaan Bandar Lampung untuk mendapatkan pendidikan dan pelatihan yang dibutuhkan dalam menunjang kinerja sebagai abdi negara serta untuk meningkatkan kompetensi ASN, menambah pengetahuan, keterampilan, sikap dan perilaku.
Jumlah peserta yang mengikuti pelatihan tiga angkatan sebanyak 105 orang yang terdiri dari 70 orang guru dan 35 orang staf di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pesawaran. (Humas)
Editor : Fadilah
