Search

Buka Workshop Kehumasan, Plt. Kakanwil Kemenag Lampung: Wajah Madrasah Ada pada Humasnya

buka-workshop-kehumasan-plt-kakanwil-kemenag-lampung-wajah-madrasah-ada-pada-humasnya
Fotografer: Humas Kanwil

Bandarlampung: Kementerian Agama Provinsi Lampung menggelar Workshop Kehumasan bagi para pelaksana humas dari Kanwil Kemenag Provinsi, Kankemenag Kabupaten/Kota, serta perwakilan madrasah se-Provinsi Lampung.

Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu, 4 Juni 2025, bertempat di Ruang Pepadun, Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung. Workshop diselenggarakan oleh Unit Kehumasan Kanwil Kemenag Provinsi Lampung dan secara resmi dibuka oleh Plt. Kepala Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Lampung, H. Erwinto, S.Ag., M.Kom.

Dalam sambutannya, Erwinto menegaskan bahwa humas merupakan “wajah” dari setiap unit kerja, karena melalui humas, masyarakat dapat mengetahui berbagai kegiatan yang telah dan akan dilaksanakan. Ia juga menekankan pentingnya mengarahkan kehumasan pada delapan program prioritas Kemenag, salah satunya digitalisasi informasi.

Sementara Ketua pelaksana kegiatan, Alifah, berharap agar para peserta mampu mengembangkan kemampuan kehumasan di unit kerja masing-masing.

“Kami berharap ilmu yang didapat bisa dibagikan kepada rekan sejawat dan diimplementasikan dalam kerja kehumasan,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan langkah konkret dalam menciptakan humas yang profesional, produktif, serta relevan dengan perkembangan zaman dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. 

Workshop ini menghadirkan narasumber utama, jurnalis senior asal Bandar Lampung, Ila Fadila Sari, yang aktif menulis di media nasional seperti Kompas.

Dalam sesi pelatihan, Ila Fadila menjelaskan bahwa judul berita yang baik harus mampu “merayu” pembaca. Kreativitas dan ketajaman dalam menemukan inti persoalan sangat penting. 

Beberapa teknik membuat judul yang dijelaskan antara lain: langsung ke pokok berita, menggunakan angka di awal judul, dan mengutip pernyataan narasumber.

Peserta juga diberi pemahaman tentang pentingnya lead atau teras berita. Bagian ini biasanya memuat dua atau tiga unsur berita yang paling penting, terutama “siapa” dan “apa”, sebagai daya tarik awal bagi pembaca.

Seluruh peserta diminta untuk mempraktikkan penulisan berita dengan topik hangat, seperti kedatangan jamaah haji asal Lampung. 

Salah satu peserta, Fauzan, guru delegasi dari MAN 1 Pringsewu, menyampaikan antusiasmenya terhadap kegiatan ini.

“Saya merasa senang bisa mengikuti workshop ini. Kami diajak memahami banyak hal terkait kehumasan, terutama dalam hal penulisan berita dan pengelolaan media sosial,” ujarnya. (Fauzan)


Editor: Humas Kanwil
Copyright : Datin Kanwil