Search

Cegah Bullying dan Kekerasan pada Anak, MTsN 2 Tanggamus Ikuti Sosialisasi

cegah-bullying-dan-kekerasan-pada-anak-mtsn-2-tanggamus-ikuti-sosialisasi
Fotografer: Humas Kanwil

Tanggamus, MTsN2 (Humas) – Dalam rangka meningkatkan kesadaran serta upaya nyata dalam mencegah praktik perundungan dan kekerasan terhadap anak, Kementerian Agama Kabupaten Tanggamus menggelar sosialisasi bertajuk “Pencegahan Bullying dan Upaya Pencegahan Kekerasan pada Anak”.

Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa (14/10), bertempat di Gedung NU Gisting dengan menghadirkan Pemateri, Tony Fisher, Pemerhati Hak Anak Perempuan  dan Anak Provinsi Lampung.  

Sosialisasi ini dihadiri Kasubbag TU, Mardanus, S.Ag, M.M, Kasi Penmad, Musannip, S.Ag, M.Pd.I,  Ketua Pokjawas, para pengawas, serta seluruh Kepala Madrasah Negeri di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Tanggamus. Hadir mewakili MTsN 2 Tanggamus, Munfatonah, S.Pd., M.M., selaku Kepala Staf Tata Usaha.

Acara dibuka oleh Kasubag TU Kementerian Agama Kabupaten Tanggamus, Mardanus, S.Ag., M.M.  Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya edukasi terkait pencegahan bullying sejak dini demi menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan sehat bagi siswa.

“Sosialisasi ini sangat penting sebagai upaya mencegah perundungan sejak dini. Kami ingin anak-anak kita tumbuh menjadi generasi yang berakhlak, sehat secara mental, dan mampu meraih prestasi gemilang,” ujar Mardanus.

Ia juga berharap kegiatan ini tidak berhenti sampai di sini, namun berkelanjutan hingga ke seluruh satuan pendidikan di wilayah Tanggamus.

Munfatonah, S.Pd., M.M. menyambut positif kegiatan tersebut. Ia menilai bahwa sosialisasi ini memberikan bekal penting bagi para tenaga pendidik dalam membangun lingkungan madrasah yang aman dan nyaman bagi peserta didik.

“Kami sangat mengapresiasi dan bersyukur dengan adanya kegiatan ini. Harapan kita, sosialisasi ini berkelanjutan di madrasah-madrasah dan benar-benar bermanfaat bagi para pelajar. Mereka harus semakin memahami bahaya bullying dan dapat menjaga diri dari perilaku menyimpang,” ungkapnya.

Sementara itu, di tempat terpisah, Kepala MTsN 2 Tanggamus, H. Nurzaman, S.Ag., M.Pd.I menyampaikan pandangannya terkait pentingnya pencegahan bullying di lingkungan madrasah. Menurutnya, praktik perundungan tidak hanya merusak hubungan antarsiswa, tetapi juga berdampak negatif terhadap perkembangan mental dan emosional anak.

“Kita perlu bersama-sama mencegah dan menanggulangi praktik bullying di madrasah. Sosialisasi harus dilakukan secara berkesinambungan agar peserta didik memahami bahwa perilaku bullying itu tidak baik,” tegas Nurzaman.

Para peserta sosialisasi, terutama para Kepala Madrasah, terlihat antusias mengikuti jalannya kegiatan. Mereka berharap kegiatan ini menjadi langkah awal dalam meningkatkan kepedulian dan pemahaman siswa terhadap bahaya bullying serta membangun keberanian untuk menolak segala bentuk kekerasan maupun pelecehan. (Idef/Mela)


Editor: Humas Kanwil
Copyright : Datin Kanwil