Jl. Cut Mutia No.27, Gulak Galik, Kec. Tlk. Betung Utara kanwillampung@kemenag.go.id

Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

Daerah

Cegah Radikalisme, Kemenag Lambar Gaungkan Moderasi Beragama Di Sosialisasi Intelijen

Selasa, 19 Mei 2026 Humas Lambar Editor: Anggithya
Cegah Radikalisme, Kemenag Lambar Gaungkan Moderasi Beragama Di Sosialisasi Intelijen
Humas Lambar
Humas Lambar
Foto: Ragil Boy

Lampung Barat, Kemenag (Humas) -- Plt. Penyelenggara Hindu Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Barat, Wayan Hadi Wiryana, hadir sebagai narasumber dalam kegiatan Sosialisasi Intelijen guna mengantisipasi paham Radikalisme, Intoleran, dan Anti-Pancasila Tahun Anggaran 2026. Acara yang berlangsung di Aula Bappeda Kabupaten Lampung Barat pada Selasa, 19 Mei 2026.

Sinergi lintas sektoral ini menegaskan komitmen bersama dalam membentengi masyarakat dari ancaman ideologi ekstrem.

Dalam pemaparannya, Wayan Hadi Wiryana menekankan pentingnya kewaspadaan dini dan kepekaan masyarakat terhadap pergerakan paham radikal.

Menurutnya, pemahaman terhadap sejarah perjuangan bangsa sangat fundamental agar generasi masa kini tidak melupakan jati diri mereka.

Ia mengingatkan bahwa Pancasila adalah sumber dari akar bangsa Indonesia yang harus dijaga eksistensinya dari segala bentuk ancaman yang merongrong ideologi negara.

"Kita tidak boleh lengah sedikit pun dengan paham radikalisme. Untuk itu, kita semua harus peka. Toleransi harus terus digalakkan secara masif, agar pemahaman terhadap hal-hal negatif dan potensi konflik dapat diredam sejak dini," ujarnya.

Lebih lanjut, Wayan mengupas tuntas mengenai esensi moderasi beragama sebagai pilar utama merajut tenun kebangsaan. Ia menjelaskan bahwa moderasi harus mampu menempatkan diri di tengah-tengah, yang menjadi landasan utama lahirnya sikap toleransi.

"Yang membuat menarik, sejatinya setiap agama yang diakui di Indonesia memiliki akar kuat dalam ajaran moderasi dan perdamaian, sehingga tidak ada ruang bagi ekstremisme atas nama keyakinan," tegasnya.

Menutup pemaparannya, Wayan mengingatkan bahwa Kementerian Agama mengemban tugas besar sebagai penengah dalam setiap isu keagamaan yang muncul di Indonesia. Moderasi beragama menjadi langkah awal yang krusial untuk menumbuhkan sikap toleransi demi terciptanya kerukunan dan kedamaian.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Kesbangpol M. Henry Faisal, Kepala Bappeda, Dandim, Kasat Intel Polres Lambar, perwakilan Kejaksaan, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), serta Kepala Perangkat Desa se-Kabupaten Lampung Barat. (Boy)