Jl. Cut Mutia No.27, Gulak Galik, Kec. Tlk. Betung Utara kanwillampung@kemenag.go.id

Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

Daerah

Cegah Stunting Sebelum Pernikahan, Kakan Kemenag Way Kanan Ikuti Temu Praktik Baik ELSIMIL

Senin, 08 Juni 2026 Humas Way Kanan Editor: Anggithya
Cegah Stunting Sebelum Pernikahan, Kakan Kemenag Way Kanan Ikuti Temu Praktik Baik ELSIMIL
Humas Way Kanan
Humas Way Kanan
Foto: Ayus

Way Kanan, Kemenag (Humas) -- Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Way Kanan, Masir Ibrahim, bersama Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam (Bimas Islam), Rofik Mas’ud, mengikuti kegiatan Temu Praktik Baik Pendampingan Calon Pengantin (Catin) oleh KUA melalui Aplikasi Elektronik Siap Nikah dan Siap Hamil (ELSIMIL) secara virtual, Senin (8/6/2026).

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN dalam rangka memperingati Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) Tahun 2026 tersebut diikuti oleh jajaran Kementerian Agama, Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi, Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota, Kantor Urusan Agama (KUA), penghulu, serta penyuluh agama dari seluruh Indonesia.

Temu praktik baik ini bertujuan memperkuat upaya percepatan penurunan stunting melalui pendampingan calon pengantin sejak sebelum menikah. Dalam kegiatan tersebut dibahas berbagai strategi dan praktik baik yang telah dilakukan KUA dalam mengedukasi calon pengantin mengenai kesiapan kesehatan reproduksi, kehidupan berkeluarga, serta pemanfaatan aplikasi ELSIMIL sebagai sarana skrining dan pendampingan.

Masir Ibrahim menyampaikan bahwa KUA memiliki peran strategis dalam mendukung program pemerintah, khususnya dalam membangun keluarga yang berkualitas dan mencegah stunting sejak dini.

"Pencegahan stunting tidak bisa dimulai saat anak lahir, tetapi harus dimulai sejak calon pengantin mempersiapkan kehidupan berkeluarga. Karena itu, peran KUA menjadi sangat penting dalam memberikan edukasi dan pendampingan kepada masyarakat," ujar Masir Ibrahim.

Menurutnya, pemanfaatan aplikasi ELSIMIL menjadi salah satu langkah nyata dalam memperkuat sinergi lintas sektor untuk memastikan calon pengantin memiliki kesiapan yang baik, baik dari aspek kesehatan maupun pemahaman kehidupan berkeluarga.

"Melalui ELSIMIL, calon pengantin dapat memperoleh edukasi dan pendampingan secara lebih terukur. Ini merupakan ikhtiar bersama untuk melahirkan generasi yang sehat, berkualitas, dan bebas dari risiko stunting," tambahnya.

Ia berharap hasil dari kegiatan tersebut dapat semakin memperkuat implementasi layanan pendampingan calon pengantin di seluruh KUA, termasuk di Kabupaten Way Kanan, sehingga upaya membangun keluarga berkualitas dapat berjalan lebih optimal. (Humas)