Search

Cuaca Panas Tak Surutkan Dedikasi, PPIH Lampung Sambut Hangat Kloter JKG 12

cuaca-panas-tak-surutkan-dedikasi-ppih-lampung-sambut-hangat-kloter-jkg-12
Fotografer: Humas Kanwil

Lampung (Humas) ---- Di tengah terik matahari yang menyengat, semangat pelayanan para petugas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Provinsi Lampung tak juga surut. Penyambutan kedatangan jemaah Kloter JKG 12 asal Kota Bandar Lampung di Asrama Haji Embarkasi Antara Lampung, Minggu (4/5), berlangsung hangat dan penuh kepedulian.

Sejak pagi hari, petugas telah bersiaga di sejumlah titik layanan. Dengan seragam lengkap dan topi pelindung panas, mereka menyambut kedatangan 393 jemaah dengan ramah, sigap, dan profesional. Meski suhu udara mencapai lebih dari 34 derajat Celsius, pelayanan tetap berjalan lancar, mulai dari pemeriksaan kesehatan, distribusi konsumsi, hingga pengantaran jemaah menuju tempat penginapan di Embarkasi Antara Provinsi Lampung

Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah, M. Ansori, mengatakan bahwa kondisi cuaca panas tidak menjadi alasan untuk menurunkan kualitas layanan. Menurutnya, seluruh petugas telah dibekali dengan standar operasional prosedur (SOP) yang mengedepankan keselamatan dan kenyamanan jemaah.

"Ini bagian dari pengabdian. Kami mengawal jemaah dari awal sampai mereka diberangkatkan. Semangat kami adalah semangat pelayanan tanpa pamrih," ujar Ansori.


Ia menambahkan bahwa koordinasi dengan Dinas Kesehatan dan instansi terkait telah dilakukan untuk memastikan kondisi fisik jemaah tetap terjaga, terutama bagi yang lanjut usia.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung, Erwinto, memberikan apresiasi tinggi atas komitmen para petugas yang tetap bekerja optimal di bawah cuaca ekstrem.

“Pelayanan yang diberikan oleh PPIH Provinsi Lampung di tengah cuaca panas yang ekstrem menunjukkan dedikasi luar biasa. Mereka tetap sigap, sabar, dan profesional meskipun harus bekerja di bawah terik matahari,” kata Erwinto.

Ia menilai semangat pengabdian yang ditunjukkan para petugas menjadi fondasi utama dalam penyelenggaraan haji yang humanis dan berkeadilan.

“Mereka tidak hanya bekerja secara teknis, tetapi juga dengan hati. Ini adalah bentuk pengabdian tulus kepada umat dan negara,” tambahnya.

Di tengah cuaca panas, perhatian dan pelayanan yang diberikan petugas terasa sangat berarti bagi jemaah. Salah satu jemaah asal Bandar Lampung, yang enggan disebutkan namanya, mengaku terharu.

“Kami dilayani dengan sangat baik. Walau panas, petugas tetap senyum dan membantu kami satu per satu,” ujarnya sambil menahan haru.(Anggithya/Abdul Aziz)



Editor: Humas Kanwil
Copyright : Datin Kanwil