Jl. Cut Mutia No.27, Gulak Galik, Kec. Tlk. Betung Utara kanwillampung@kemenag.go.id

Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

KUA

Dari Administrasi Nikah hingga Majelis Taklim, KUA Bahuga Perkuat Arah Pembinaan Umat di Giri Harjo

Kamis, 15 Januari 2026 Humas Way Kanan
Dari Administrasi Nikah hingga Majelis Taklim, KUA Bahuga Perkuat Arah Pembinaan Umat di Giri Harjo
Humas Way Kanan
Humas Way Kanan

Way Kanan, KUA Bahuga (Humas) - - Kamis (15/01/2026), Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bahuga menerima kunjungan tokoh agama Kampung Giri Harjo, M. Nasihin, dalam rangka penguatan koordinasi pelayanan dan pembinaan keagamaan di tingkat kampung. Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Imam Syuhadi, Penyuluh Agama Islam KUA Bahuga.

Dalam pertemuan tersebut, M. Nasihin menyerahkan berkas kehendak nikah warga Kampung Giri Harjo sebagai bagian dari proses awal pencatatan pernikahan. Penyerahan berkas ini menjadi langkah strategis untuk memastikan pelaksanaan pernikahan masyarakat berlangsung tertib, sah secara agama, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Hal ini sekaligus mencerminkan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya administrasi pernikahan yang tertib dan akuntabel.

Tidak hanya membahas urusan pencatatan nikah, pertemuan juga difokuskan pada koordinasi pembinaan keagamaan, khususnya penguatan peran majelis taklim di Kampung Giri Harjo. Pembahasan diarahkan pada upaya menjadikan majelis taklim sebagai ruang pembinaan yang komprehensif, tidak hanya sebagai tempat pengajian rutin, tetapi juga sebagai pusat pembentukan akhlak, penguatan nilai keislaman, serta moderasi beragama di tengah masyarakat.

Imam Syuhadi menegaskan bahwa sinergi antara KUA dan tokoh agama kampung merupakan kunci keberhasilan pembinaan umat.

“KUA hadir bukan sekadar mengurus administrasi pernikahan, tetapi juga memastikan arah pembinaan keagamaan berjalan seiring dengan nilai-nilai Islam yang rahmatan lil ‘alamin,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa keterlibatan aktif tokoh agama sangat menentukan efektivitas dakwah di tingkat akar rumput.

“Majelis taklim adalah garda terdepan pembinaan umat. Jika dikelola secara baik dan terkoordinasi, dampaknya akan langsung dirasakan oleh masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, M. Nasihin menyampaikan harapannya agar koordinasi antara KUA dan tokoh agama terus berlanjut dan semakin solid. Menurutnya, pendampingan KUA sangat dibutuhkan, baik dalam urusan administrasi pernikahan maupun pembinaan keagamaan.

“Kami berharap KUA terus mendampingi masyarakat agar kehidupan beragama di Kampung Giri Harjo semakin tertata, harmonis, dan berkualitas,” ungkapnya.

Melalui koordinasi yang berkelanjutan ini, KUA Bahuga menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pelayanan dan pembinaan umat yang terpadu, profesional, dan berorientasi pada kemaslahatan masyarakat. (Humas)

Penulis  :  Ali/Dhany

Editor  :  Anggithya