Jl. Cut Mutia No.27, Gulak Galik, Kec. Tlk. Betung Utara kanwillampung@kemenag.go.id

Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

Daerah

Edukasi Pencegahan Stunting bagi Calon Pengantin di Kecamatan Sumberejo

Rabu, 26 Juni 2024 Humas Tanggamus
Edukasi Pencegahan Stunting bagi Calon Pengantin di Kecamatan Sumberejo
Humas Tanggamus
Humas Tanggamus

Tanggamus Kemenag (Humas) -- Camat Kecamatan Sumberejo, Suwarno, S.Ag., bersama Kepala KUA Kecamatan Sumberejo, Drs. H. Miskin, membuka kegiatan edukasi pencegahan stunting yang ditujukan kepada calon pengantin. Acara yang berfokus pada pentingnya 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) ini diselenggarakan sebagai upaya untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan calon pengantin mengenai pencegahan stunting sejak dini.

Ratnawiyah, S.Ag., M.A., seorang Penyuluh Agama dan TIM YKWS, turut hadir sebagai pemateri dalam kegiatan ini. Dalam pemaparannya, Ratnawiyah menekankan pentingnya asupan gizi yang baik dan pola hidup sehat bagi ibu hamil dan bayi dalam 1000 HPK, yang merupakan periode kritis untuk pertumbuhan dan perkembangan anak.

Kegiatan ini diadakan dengan tujuan utama untuk memastikan generasi yang akan datang menjadi generasi yang sehat dan cerdas. Melalui edukasi yang tepat, calon pengantin diharapkan mampu menerapkan pola hidup sehat sejak masa pranikah hingga masa kehamilan dan kelahiran anak.

Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai bahaya stunting dan cara-cara pencegahannya. Stunting, yang merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak akibat kekurangan gizi kronis, memiliki dampak jangka panjang terhadap kesehatan, kemampuan belajar, dan produktivitas anak di masa depan.

Dalam sambutannya, Suwarno, S.Ag., menyatakan bahwa pencegahan stunting merupakan tanggung jawab bersama yang memerlukan kerjasama dari berbagai pihak, termasuk pemerintah, masyarakat, dan calon pengantin. Ia juga mengapresiasi peran aktif KUA Kecamatan Sumberejo dan TIM YKWS dalam menyelenggarakan kegiatan edukasi ini.

Kepala KUA Kecamatan Sumberejo, Drs. H. Miskin, menambahkan bahwa pendidikan pranikah seperti ini sangat penting untuk membekali calon pengantin dengan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk mempersiapkan keluarga yang sehat dan sejahtera.

Kegiatan edukasi ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam upaya pencegahan stunting di Kecamatan Sumberejo dan sekitarnya, serta menjadi contoh bagi kecamatan-kecamatan lain dalam upaya meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. (Frans/Mela Basyar)