Jl. Cut Mutia No.27, Gulak Galik, Kec. Tlk. Betung Utara kanwillampung@kemenag.go.id

Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

Daerah

Hadir dalam Rapat Bakorpakem, Kakankemenag Way Kanan Sampaikan Konsep Moderasi Beragama

Rabu, 14 Agustus 2024 Humas Way Kanan
Hadir dalam Rapat Bakorpakem, Kakankemenag Way Kanan Sampaikan Konsep Moderasi Beragama
Humas Way Kanan
Humas Way Kanan

Way Kanan, Kemenag (Humas) - - Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Way Kanan menghadiri Rapat Tim Badan Koordinasi Pengawasan Aliran Kepercayaan dan Aliran Keagamaan (BAKORPAKEM) yang diselenggarakan oleh Kejaksaan Negeri Way Kanan bertempat di aula kantor Kejaksaan Negeri, Rabu (14/08/24).

Rapat ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk memastikan keberagaman aliran kepercayaan dan keagamaan di wilayah ini tetap dalam bingkai harmonisasi dan sesuai dengan peraturan yang berlaku. keberadaan Bakor Pakem merupakan wadah untuk sharing tentang aliran kepercayaan dan keagamaan, khususnya yang ada di wilayah hukum Kejari Way Kanan.

Tergabung dalam Tim Bakorpakem, sejumlah peserta yang hadir dalam kegiatan tersebut antara lain: Kapolres Way Kanan diwakili oleh Kasat Intelkam, Dandim-0427 diwakili oleh Pasi Intel, Kepala Badan Kesbangpol, Kepala  Dinas Dukcapil, Dinas Pendidikan, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB),  selain itu juga dihadiri sejumlah pihak terkait antara lain Kepala Pos Badan Intelejen Negara (BIN) Daerah Way Kanan, Majelis Ulama Indonesia (MUI), Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU), PD Muhammadiyah, PHDI, LDII, PIKI, serta penganut aliran kepercayaan Sapto Darmo.

Rapat dipimpin Ketua Bakor Pakem yang juga Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Afriliana Purba didampingi Wakil Ketua (Kasi Intel) juga sejumlah Pejabat Kejari Way Kanan. ”Bakorpakem ini bertujuan untuk meningkatkan kerjasama dan sinergitas dalam rangka deteksi dini mengantisipasi munculnya aliran kepercayaan dan aliran keagamaan yang dapat menimbulkan keresahan di masyarakat dan membahayakan negeri,” ujarnya.

Terlebih pada pemilu 2024 mendatang, Apriliana mengatakan, agar menghargai perbedaan demi menghindari adanya perpecahan antara satu kelompok dengan kelompok lain, menjadi suatu hal yang penting dilakukan masyarakat. ”Terutama yang dapat memicu terjadinya konflik atau gesekan antara penganut umat beragama, aliran atau paham yang tidak sesuai dengan peraturan yang sudah ditetapkan,” kata Afriliana.

Selama rapat, berbagai isu terkait pengawasan dan pembinaan aliran kepercayaan serta aliran keagamaan dibahas secara mendalam. Diskusi difokuskan pada langkah-langkah preventif untuk mencegah potensi konflik serta cara-cara efektif untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai keberagaman keagamaan. Para peserta juga menyepakati beberapa rencana aksi untuk memperkuat koordinasi antara instansi dan masyarakat dalam menjaga kedamaian dan keharmonisan.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Way Kanan Masir Ibrahim, dalam laporannya mengatakan bahwa Kementerian Agama terus menggaungkan Moderasi Beragama, yaitu saling menghargai dan toleransi serta tidak terlalu fanatik terhadap salah satu golongan (merasa yang paling benar). Selain itu KakanKemenag Way Kanan juga memaksimalkan pengawasan melalui penyuluh agama dari berbagai macam agama di Kabupaten Way Kanan.

Pentingnya sinergi antara berbagai elemen masyarakat dan pemerintah dalam menghadapi tantangan yang berkaitan dengan aliran kepercayaan dan keagamaan. "Dengan adanya forum ini, kita berharap dapat terus memperkuat kerjasama dan komunikasi antar lembaga untuk memastikan bahwa setiap individu dapat menjalankan keyakinan mereka dengan aman dan damai," ujar Masir. (Hand/Fit)

Editor : Fadilah