Lampung Utara, Kemenag (Humas). Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Utara, Totong Sunardi menjadi narasumber dalam kegiatan Pendidikan Profesi Guru (PPG) Pendidikan Agama Islam (PAI) Batch 1 Tahun 2025, bertempat di Aula PLHUT. Senin 3 Maret 2025
Dalam sambutannya, Totong mengatakan menyambut baik pelaksanaan ini, karena PPG merupakan salah satu langkah penting dalam upaya peningkatan kompetensi guru, khususnya guru pendidikan agama islam. Guru PAI memiliki peran strategis dalam membentuk karakter peserta didik yang berakhlak mulia, berilmu, dan bertakwa kepada Allah SWT.
Lebih lanjut Kakankemenag menyampaikan bahwa dalam kesempatan ini saya ingin menekankan bahwa kompetensi guru menjadi salah satu aspek penting yang harus dimiliki oleh setiap pendidik. Ada empat kompetensi utama yang wajib dimiliki oleh guru Pertama, Kompetensi Pendagogik yakni kemampuan memahami karakteristik peserta didik dan merancang pembelajaran yang efektif. Kedua, Kompetensi Profesional yakni penguasaan materi pelajaran secara mendalam sesuai bidang keilmuan yang diajarkan. Ketiga, Kompetensi Sosial yakni kemampuan berkomunikasi, berinteraksi, dan membangun hubungan yang baik dengan peserta didik, orang tua, dan masyarakat. Keempat, Kompetensi Kepribadian yakni keteladanan sikap, integritas dan aklhlak yang baik sebagai cerminan nilai-nilai islam.
Melalui kegiatan pembekalan ini saya berharap seluruh peserta dapat memahami dan mengimplementasikan empat kompetensi tersebut secara maksimal. Jadikan kegiatan ini sebagai momentum untuk meningkatkan kualitas diri sebagai pendidik yang professional dan berintegritas. Tegas Totong
Sebelumnya Kasi PAI, Herman Ali menjelaskan jumlah peserta yang mengikuti program PPG PAI Batch 1 di Kabupaten Lampung Utara sebanyak 191 orang guru PAI. Para peserta ini berasal dari berbagai macam jenjang pendidikan dengan rincian TK 5 orang, SLB 1 orang, SD 146 orang, SMP 21 orang, SMA 15 orang, SMK 3 orang.
Saya berpesan agar seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh dan penuh tanggung jawab. Jadikan kegiatan ini sebagai sarana memperkaya wawasan, dan meningkatkan kompetensi. Tegas Herman (Dw/Ad/Mela Basyar)