Tulang
Bawang, Kemenag (Humas ) -- Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tulang
Bawang Ahmad Jalaluddin memberikan pembinaan dan pengarahan terkait Monitoring
dan Evaluasi (Monev) LPJ UP/GU, Realisasi TA, PPDB, RKAM, Emis, dan Sertifikasi di aula MTsN 1 Tulang Bawang, Selasa
(03/12/2024).
Kegiatan
ini turut dihadiri Kasi Pendidikan Madrasah Eviyana, Kepala MTsN 1 Tulang
Bawang Siti Suratminah, Kaur TU Desi Basroh, dan para seluruh Dewan Guru lainnya.
Dalam
mengawali arahnya Jalaluddin menekankan
bahwa Monev ini tidak sekadar menjadi kegiatan rutinitas, tetapi merupakan
langkah strategis untuk memastikan program madrasah dan pengelolaan anggaran
berjalan transparan, akuntabel, dengan data yang valid, serta penggunaan
anggaran yang efisien dan efektif. Beliau juga mengingatkan bahwa pelaksanaan
PPDB harus sesuai dengan aturan yang berlaku untuk menjaga integritas dan
kepercayaan masyarakat.
Selain itu, Jalaluddin mendorong optimalisasi kegiatan ekstrakurikuler untuk menggali dan mengembangkan potensi siswa. Kegiatan tersebut menjadi sarana penting untuk menciptakan generasi yang tidak hanya unggul secara akademik tetapi juga memiliki keterampilan, kreativitas, dan karakter yang kuat. Beliau juga menekankan pentingnya menjaga kebersihan dan keasrian lingkungan madrasah sebagai bagian dari menciptakan suasana belajar yang nyaman dan mendukung prestasi.
“Anak-anak
kita harus siap menjadi kompetitor yang tangguh dan mampu bersuara di ajang
MT2QM, KSM, serta menjadi kader SDM unggul, termasuk qori dan qoriah terbaik
untuk MTQ. Ini adalah tugas kita bersama sebagai pembimbing dan pendidik,”
tegas Jalaluddin.
Jalaluddin
menekankan bahwa pendidikan harus mampu menanamkan nilai-nilai kejujuran,
keberanian, dan mental juara pada setiap murid.
“Bapak
dan Ibu guru, saya ingin mengingatkan, bahwa tugas kita sebagai pendidik bukan
hanya mengajar, tetapi juga memberikan muatan-muatan karakter kepada murid,
seperti kejujuran, keberanian, dan mental juara. Ini perlu kita tekankan dalam
setiap proses pembelajaran agar siswa kita tidak hanya cerdas secara akademik,
tetapi juga memiliki integritas yang tinggi,” tegas Jalaluddin.
Lebih lanjut, saya menegaskan bahwa pendidikan karakter sangat penting dalam membentuk generasi yang tidak hanya unggul dalam pengetahuan, tetapi juga siap menghadapi tantangan dengan sikap yang positif. Ia berharap seluruh guru dapat mengintegrasikan pembelajaran karakter dalam setiap kegiatan di madrasah, sehingga dapat membentuk siswa yang tidak hanya pintar, tetapi juga memiliki moral yang kuat.” sambungnya.
Acara ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas administrasi, kinerja, serta mendorong madrasah untuk lebih berprestasi dan berdaya saing, sekaligus menjadi lingkungan yang kondusif bagi pembentukan karakter dan akhlakul karimah peserta didik. (dody)
Editor: Aditya Catur