Jl. Cut Mutia No.27, Gulak Galik, Kec. Tlk. Betung Utara kanwillampung@kemenag.go.id

Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

Daerah

Kemenag Pesawaran Cabut Izin Operasional Pondok Pesantren Al Madani

Senin, 05 Agustus 2024 Humas Pesawaran
Kemenag Pesawaran Cabut Izin Operasional Pondok Pesantren Al Madani
Humas Pesawaran
Humas Pesawaran

Pesawaran (Humas) - Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pesawaran, Farid Wajedi, didampingi Kasi Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan Islam (PAPKI), Helmi, resmi mencabut izin operasional Pondok Pesantren Al Madani yang berlokasi di Kecamatan Gedongtataan.

Acara pencabutan izin ini berlangsung di Aula Legundi dengan dihadiri oleh staf pada Seksi PAPKI dan juga perwakilan pondok pesantren Al Madani, Senin (5/8/24).

Farid Wajedi menjelaskan bahwa pencabutan izin operasional ini dilakukan setelah melalui evaluasi menyeluruh dan mempertimbangkan berbagai aspek yang tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Kementerian Agama secara regulasi memiliki kuasa administratif untuk membatasi ruang gerak lembaga yang di dalamnya diduga melakukan pelanggaran hukum berat,” jelasnya.

Evaluasi yang dilakukan meliputi penilaian terhadap berbagai aspek serta kepatuhan terhadap aturan-aturan yang telah ditetapkan oleh Kementerian Agama. Hasil evaluasi menunjukkan adanya sejumlah pelanggaran yang dianggap cukup berat sehingga memerlukan tindakan tegas berupa pencabutan izin operasional.

Kasi Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan Islam, Helmi, menambahkan bahwa langkah ini diambil demi menjaga kualitas pendidikan dan integritas lembaga keagamaan di Kabupaten Pesawaran.

“Kami berharap tindakan ini menjadi peringatan bagi lembaga lainnya untuk selalu mematuhi aturan dan menjaga standar pendidikan yang tinggi.” Tambah Helmi.

“Pencabutan izin operasional ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam memperbaiki sistem pendidikan keagamaan di daerah ini, serta memastikan bahwa semua lembaga pendidikan keagamaan beroperasi sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan memberikan pendidikan yang berkualitas kepada santri.” Pungkas Helmi. (Sinta/Bagus/Irfan)

Editor : Fadilah