Way Kanan, KUA Baradatu (Humas) - - Dalam upaya meningkatkan pemahaman masyarakat tentang urusan keagamaan dan menyampaikan berbagai informasi serta program strategis Kementerian Agama kepada masyarakat. Penyuluh Agama Islam (PAI) Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Baradatu berhasil menjangkau 10 dari total 22 kampung di wilayahnya selama dua minggu terakhir. Selasa, 05 Agustus 2025.
Penyuluh Agama Islam KUA Baradatu
Shofyan Fandi mengatakan bahwa kegiatan tersebut difokuskan pada sosialisasi
program kerja Kementerian Agama dan KUA, khususnya kepada aparatur kampung,
dengan tujuan agar informasi keagamaan dan kebijakan terbaru dari pemerintah
pusat dapat diterima secara langsung, utuh, dan akurat oleh masyarakat.
"Alhamdulillah atas kerjasama
yang baik kegiatan ini berjalan dengan lancar. Adapun sosialisasi yang kami
lakukan secara terjadwal dan langsung menyasar kantor pemerintahan kampung
sebagai titik pertemuan," Jelas Shofyan Fandi Penyuluh Agama Islam
setempat yang di amini rekan penyuluh lainnya seraya memaparkan berbagai materi penting yang berhasil
disosialisasikan.
"Kami menyampaikan Program
layanan keagamaan KUA berbasis digital, seperti Sertifikasi tanah wakaf,
sertifikat halal gratis. Kemudian, Peningkatan layanan pernikahan dan keagamaan
di KUA. Tata cara pengurusan legalitas dokumen nikah dan rujuk Serta Program
keagamaan lainnya,"lanjut Shofyan saat dikonfirmasi terpisah.
Sementara, Kepala KUA Baradatu Abu
Sujak, mengapresiasi serta menegaskan bahwa kegiatan tersebut akan terus
dilanjutkan hingga seluruh kampung dan Kelurahan di Kecamatan Baradatu.
“Ini adalah bentuk komitmen kami
dalam meningkatkan literasi keagamaan dan layanan KUA. Harapannya, masyarakat
bisa mendapatkan informasi yang benar, tidak simpang siur, serta mampu menjadi
bagian dari pembangunan umat yang lebih baik,” ujarnya.
Dengan semangat melayani dan
membina, lanjut Kepala KUA. Pihaknya siap menjangkau seluruh wilayah yang
tersisa dalam waktu dekat, sebagai langkah nyata memperkuat peran KUA di tengah
masyarakat.
Program ini juga mendapat sambutan positif dari para aparatur kampung. Mereka mengapresiasi kehadiran penyuluh KUA Baradatu yang tidak hanya datang untuk menyampaikan informasi, tetapi juga membuka ruang dialog terkait persoalan keagamaan di masyarakat. (Arini/Oksi/Dhany)