Jl. Cut Mutia No.27, Gulak Galik, Kec. Tlk. Betung Utara kanwillampung@kemenag.go.id

Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

Madrasah

Sebagai Pendidik, Guru Harus Peduli pada Muridnya

Senin, 30 September 2024 Muhammad Faizin
Sebagai Pendidik, Guru Harus Peduli pada Muridnya
Muhammad Faizin
Muhammad Faizin

Pringsewu, Kepala MAN 1 Pringsewu Fathul Bari mengajak seluruh pendidik untuk lebih peduli terhadap murid-muridnya dalam segala aspek kehidupan mereka. Kepedulian ini tidak hanya terbatas pada pengajaran akademis, tetapi juga meliputi pendidikan karakter, kedisiplinan, dan etika yang harus ditanamkan pada diri siswa sejak dini.

Pendidikan karakter menjadi perhatian utama dalam pembentukan kepribadian siswa. "Karakter siswa adalah fondasi dari kesuksesan mereka di masa depan," ujarnya dalam Rapat Koordinasi di Kantor Guru MAN 1 Pringsewu, Senin (30/9/2024).

Ia menekankan bahwa pembentukan karakter tidak bisa hanya dilakukan melalui pelajaran formal di kelas, tetapi juga melalui interaksi sehari-hari antara guru dan siswa. "Guru harus menjadi contoh dalam bersikap, menunjukkan integritas, tanggung jawab, serta empati, karena ini yang akan membentuk siswa menjadi pribadi yang baik," tambahnya.

Ia berharap guru memperhatikan dinamika emosional yang dialami oleh siswa. Setiap siswa memiliki latar belakang dan kondisi yang berbeda, sehingga peran guru sebagai pendidik tidak hanya sebatas transfer ilmu, melainkan juga harus mampu memahami dan mendampingi perkembangan emosional siswa. 

"Guru harus bisa mengenali tanda-tanda siswa yang mungkin sedang mengalami kesulitan, baik di rumah maupun di lingkungan sekolah, agar bisa diberikan perhatian lebih dan dibantu mencari solusi," ujarnya.

Tak hanya itu, perhatian guru terhadap kesehatan mental dan fisik siswa juga menjadi sorotan. Guru diminta untuk lebih peka terhadap kondisi siswa, baik di lingkungan keluarga maupun sosial, karena masalah-masalah ini dapat mempengaruhi performa belajar siswa. 

"Dengan memahami situasi siswa, kita dapat memberikan dukungan yang lebih baik, baik itu dalam bentuk nasihat, bimbingan, maupun langkah-langkah lain yang bisa membantu siswa berkembang," ujarnya.

Selain peduli pada siswa, guru Pringsewu juga didorong untuk melek teknologi. Di era digital ini, pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran dianggap sangat penting untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih menarik dan interaktif. Teknologi juga dapat membantu siswa mengembangkan kreativitas serta mempersiapkan mereka menghadapi tantangan masa depan. 

"Guru yang melek teknologi dapat mengintegrasikan alat-alat digital dalam proses belajar-mengajar, sehingga siswa lebih mudah menerima materi dan lebih termotivasi," jelasnya, terlebih saat ini banyak aplikasi dan administrasi yang harus dikelola para guru berbasis teknologi online.