Pesisir Barat (Kemenag, Humas) --- Dalam upaya mempercepat transformasi digital di lingkungan Kementerian Agama (Kemenag), Seksi Bimas Islam Kemenag Kabupaten Pesisir Barat menggelar kegiatan Sosialisasi Aplikasi e-PA (Elektronik Penyuluh Agama Islam). Kegiatan ini dilangsungkan pada hari Kamis (5/2/2026) siang, bertempat di Aula Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Pesisir Barat.
Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh Penyuluh Agama Islam yang bertugas di KUA Kecamatan se-Kabupaten Pesisir Barat. Sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman teknis mengenai penggunaan media digital dalam pelaporan kinerja dan penyuluhan kepada masyarakat.
Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam, Irhamsyah, dalam sambutannya menekankan bahwa penerapan e-PA merupakan langkah krusial dalam digitalisasi layanan keagamaan. Menurutnya, akuntabilitas dan transparansi kinerja penyuluh harus didukung oleh sistem yang terintegrasi serta mengikuti perkembangan zaman.
"Aplikasi e-PA ini bukan sekadar alat pelaporan, melainkan bagian dari komitmen kita untuk mendigitalisasi layanan secara menyeluruh. Dengan sistem elektronik, data bimbingan dan penyuluhan akan lebih terorganisir, valid, dan mudah diakses untuk bahan evaluasi kebijakan keagamaan di masa depan," ujar Irhamsyah di hadapan para peserta.
Selain memaparkan aspek teknis digitalisasi, Irhamsyah juga memberikan arahan mengenai etika profesi dan integritas. Ia berpesan agar para penyuluh senantiasa menjaga kedisiplinan dalam menjalankan tugas, baik di lapangan maupun dalam ketertiban administrasi melalui aplikasi tersebut.
"Digitalisasi menuntut kita untuk lebih disiplin. Para penyuluh harus benar-benar hadir di tengah masyarakat dengan kedisiplinan tinggi. Penyuluh merupakan marwah sekaligus garda terdepan Kementerian Agama di tengah masyarakat," tegasnya.
Sosialisasi ini juga diwarnai dengan simulasi langsung penggunaan aplikasi, di mana para penyuluh dipandu untuk mengunggah rencana kerja dan dokumentasi kegiatan penyuluhan. Diskusi interaktif sempat terjadi saat para peserta membahas optimalisasi fitur-fitur baru yang diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelaporan dan penyuluhan di tengah masyarakat.
"Keberhasilan e-PA akan berdampak langsung pada kualitas pelaksanaan keagamaan di Pesisir Barat. Dengan data yang akurat, stakeholder terkait dapat memetakan dan meningkatkan kebutuhan penyuluhan dengan lebih mudah, sehingga pesan-pesan pembangunan dan moderasi beragama dapat tersampaikan secara lebih efektif dan merata ke seluruh lapisan masyarakat," tutup Irhamsyah. (Richard/Rizki)