Tanggamus Kemenag (Humas) --
Kepercayaan kembali diberikan kepada Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten
Tanggamus, Mahmuddin Aris Rayusman, untuk mengambil peran strategis sebagai
saksi dalam pelantikan dan pengambilan sumpah Jabatan Administrator di
lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung. Kegiatan tersebut
dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi
Lampung, Zulkarnain, sebagai bagian dari penguatan tata kelola birokrasi yang
profesional dan berintegritas.
Kehadiran Mahmuddin Aris Rayusman sebagai saksi bukan sekadar formalitas, melainkan mencerminkan tanggung jawab moral dalam memastikan seluruh proses pelantikan berjalan transparan dan sesuai ketentuan. Momentum ini juga menjadi simbol eratnya sinergi antar pimpinan di lingkungan Kementerian Agama, baik di tingkat kabupaten/kota maupun provinsi.
Pelantikan dan pengambilan sumpah
jabatan dilaksanakan pada Rabu siang di Aula Pepadun Kantor Wilayah Kementerian
Agama Provinsi Lampung. Adapun pejabat administrator yang resmi dilantik dan
menempati tugas baru tersebut antara lain Marwansyah sebagai Kepala Kantor
Kementerian Agama Kabupaten Lampung Timur, Rifai sebagai Kepala Kantor
Kementerian Agama Kabupaten Lampung Selatan, Indra Jaya sebagai Kepala Bidang
PAPKI, Yulizar Andri sebagai Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tulang
Bawang Barat, Erwinto sebagai Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bandar
Lampung, serta Makmur sebagai Kepala Bidang Penaiszawa.
Selain itu, turut dilantik A Jalaluddin sebagai Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mesuji, Johan Yusuf sebagai Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tulang Bawang, Yan Maradonna sebagai Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kementerian Agama Provinsi Lampung, Miftahus Surur sebagai Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Barat, Ahmad Khotob sebagai Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pesisir Barat, dan Herry Setiawan sebagai Kepala Bidang Pendidikan Madrasah. Prosesi ini diharapkan semakin memperkuat kinerja organisasi dan kualitas pelayanan keagamaan di Provinsi Lampung.(Frans/ Mela Basyar)