Way Kanan, KUA Kasui (Humas) - - Dalam rangka mewujudkan pembangunan masyarakat yang berkarakter religius dan harmonis. Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kasui terus memperkuat sinergi lintas sektoral dilingkungan kerjanya. Kamis, (13/11) kemarin.
Kali ini berlangsung di Kampung
Gelombang Panjang, dengan fokus pada penguatan bidang sosial dan keagamaan
berbasis kolaborasi, dan trobosan ini akan dilakukan diseluruh kampung wilayah
kerja KUA. Hal ini disampaikan Penyuluh agama KUA Kasui, Muhammad Rifky Rahmy
Al-Bantani. Dirinya menyampaikan kolaborasi antara KUA dan pemerintah kampung
merupakan langkah strategis untuk memperkuat peran lembaga keagamaan di tingkat
akar rumput.
“Kami berupaya menjadikan KUA tidak
hanya sebagai lembaga pelayanan administrasi pernikahan, tetapi juga sebagai
mitra pemerintah kampung dalam pembinaan umat dan pembangunan sosial
keagamaan,” ujar Rifky.
Kerja sama ini, lanjut Rifky,
meliputi berbagai aspek, di antaranya pembinaan edukasi pencegahan perkawinan
usia dini, pembaruan data kemasjidan dan tanah wakaf, serta penguatan peran
majelis taklim dan TPA. Pemerintah Kampung Gelombang Panjang menyambut baik
sinergi ini sebagai bentuk dukungan nyata terhadap peningkatan kualitas
kehidupan masyarakat di bidang spiritual dan sosial.
Sementara, Kasi Pemerintahan,
Mahfud, mewakili Kepala Kampung, M. Solidin,sangat terbuka dengan Kehadiran KUA
Kasui. Menurutnya melalui kegiatan pembinaan dan pendataan keagamaan memberikan
tersebut berdampak positif bagi masyarakat.
"Kerja sama ini tidak berhenti
disini, namun terus berlanjut agar nilai-nilai keagamaan semakin mengakar dalam
kehidupan sehari-hari.” imbuhnya disela sesi tanya jawab.
Melalui sinergi lintas sektoral ini,
tambah kasi Pemerintahan. Terbangun
kolaborasi berkelanjutan antara lembaga keagamaan dan pemerintahan kampung
dalam mendukung program moderasi beragama serta memperkuat ketahanan sosial
masyarakat.
Terpisah, Kepala KUA Kasui Nur Hasan
Effendi menyatakan komitmen pihaknya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Terlebih dalam pembinaan
umat yang dilakukan Penyuluh Agama Islam.
"Kami berkomitmen untuk terus
hadir di tengah masyarakat sebagai pusat layanan dan pembinaan umat yang aktif,
inklusif, dan adaptif terhadap dinamika zaman," Pungkasnya (Imama/Oksi/Dhany)
