Jl. Cut Mutia No.27, Gulak Galik, Kec. Tlk. Betung Utara kanwillampung@kemenag.go.id

Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

Daerah

Dorong Transformasi Madrasah Kemenag Tulang Bawang Diseminasikan AKMI Pada Madrasah.

Kamis, 26 Juni 2025 Humas Tulang Bawang
Dorong Transformasi Madrasah Kemenag Tulang Bawang Diseminasikan AKMI Pada Madrasah.
Humas Tulang Bawang
Humas Tulang Bawang

Tulang Bawang, Kemenag ( Humas) – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tulang  Bawang Jalaluddin didampingi Kasi Pendidikan Madrasah Eviyana, ecara resmi membuka kegiatan Sosialisasi Asesmen Kompetensi Madrasah Indonesia (AKMI) yang berlangsung di Aula Kemenag Tulang Bawang, Kamis (26/06/2025).

Sosialisasi AKMI ini menjadi momentum penting dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan madrasah, khususnya dalam hal penguatan literasi dan numerasi peserta didik.

Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah Unsur penting di lingkungan madrasah, di antaranya Pengawas Madrasah, serta para Kepala Madrasah dan Operator Madrasah se-Kabupaten Tulang Bawang.


Dalam laporannya Kasi Penmad Eviyana, dalam paparannya menjelaskan secara rinci mengenai dasar hukum pelaksanaan AKMI, mekanisme asesmen, indikator capaian kompetensi, serta peran masing-masing pihak dalam mendukung kelancaran proses asesmen. Ia menegaskan bahwa operator madrasah memiliki tanggung jawab penting dalam proses input data dan integrasi sistem aplikasi AKMI.

“Kesuksesan pelaksanaan AKMI tidak hanya ditentukan oleh kesiapan peserta didik, tetapi juga kesiapan administratif dan teknis dari madrasah itu sendiri. Untuk itu, kami mohon kerja sama semua pihak, agar data yang dikirimkan ke pusat benar-benar valid dan tepat waktu,” terang Eviyana.


Hal senada  disampaikan oleh Kakankemenag Jalaluddin. Jalal menjelaskan bahwa, Akmi merupakan program strategis dari Kementerian Agama melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Islam untuk mengevaluasi kualitas pendidikan di madrasah. "Ini bukan hal baru, tetapi kelanjutan dari program yang sudah ada," ucapnya.

"Tujuannya adalah untuk memotret secara menyeluruh bagaimana perkembangan mutu pendidikan di madrasah dan bagaimana siswa-siswinya berkembang secara akademik, karakter, dan aplikatif,” paparnya

Lebih Lanjut Jalaluddin mengungkapkan bahwa, Akmi menilai aspek literasi, numerasi, sains, dan sosial budaya. Ia menekankan bahwa, Akmi bukanlah ujian akademik biasa, tetapi alat ukur progres madrasah.


"Terakhir, saya mengajak kepada Kepala Madrasah, Guru, dan Operator untuk menyatukan konsep, pemahaman, dan semangat, agar AKMI bisa dijalankan secara terarah, terukur, dan berdampak nyata terhadap peningkatan kualitas pembelajaran dan daya saing lulusan madrasah di masa mendatang," ajaknya.


Editor: Aditya Catur