Tulang
Bawang, Kemenag ( Humas) – Kepala Kantor
Kementerian Agama Kabupaten Tulang
Bawang Jalaluddin didampingi Kasi Pendidikan Madrasah Eviyana, ecara
resmi membuka kegiatan Sosialisasi Asesmen Kompetensi Madrasah Indonesia (AKMI)
yang berlangsung di Aula Kemenag Tulang Bawang, Kamis (26/06/2025).
Sosialisasi AKMI ini menjadi momentum penting dalam
upaya meningkatkan mutu pendidikan madrasah, khususnya dalam hal penguatan
literasi dan numerasi peserta didik.
Kegiatan
ini dihadiri oleh sejumlah Unsur penting di lingkungan madrasah, di antaranya
Pengawas Madrasah, serta para Kepala Madrasah dan Operator Madrasah
se-Kabupaten Tulang Bawang.
Dalam laporannya
Kasi Penmad Eviyana, dalam paparannya menjelaskan
secara rinci mengenai dasar hukum pelaksanaan AKMI, mekanisme asesmen,
indikator capaian kompetensi, serta peran masing-masing pihak dalam mendukung
kelancaran proses asesmen. Ia menegaskan bahwa operator madrasah memiliki tanggung
jawab penting dalam proses input data dan integrasi sistem aplikasi AKMI.
“Kesuksesan
pelaksanaan AKMI tidak hanya ditentukan oleh kesiapan peserta didik, tetapi
juga kesiapan administratif dan teknis dari madrasah itu sendiri. Untuk itu,
kami mohon kerja sama semua pihak, agar data yang dikirimkan ke pusat
benar-benar valid dan tepat waktu,” terang Eviyana.
Hal senada disampaikan oleh Kakankemenag Jalaluddin. Jalal menjelaskan bahwa, Akmi merupakan program strategis dari Kementerian Agama melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Islam untuk mengevaluasi kualitas pendidikan di madrasah. "Ini bukan hal baru, tetapi kelanjutan dari program yang sudah ada," ucapnya.
"Tujuannya
adalah untuk memotret secara menyeluruh bagaimana perkembangan mutu pendidikan
di madrasah dan bagaimana siswa-siswinya berkembang secara akademik, karakter,
dan aplikatif,” paparnya
Lebih
Lanjut Jalaluddin mengungkapkan bahwa, Akmi menilai aspek literasi, numerasi,
sains, dan sosial budaya. Ia menekankan bahwa, Akmi bukanlah ujian akademik
biasa, tetapi alat ukur progres madrasah.
"Terakhir, saya mengajak kepada Kepala Madrasah, Guru, dan Operator untuk menyatukan konsep, pemahaman, dan semangat, agar AKMI bisa dijalankan secara terarah, terukur, dan berdampak nyata terhadap peningkatan kualitas pembelajaran dan daya saing lulusan madrasah di masa mendatang," ajaknya.
Editor: Aditya Catur