Way Kanan, MAN 1 (Humas). Kisah inspiratif ditorehkan oleh Kepala Tata Usaha MAN 1 Way Kanan, Ahadi Sapron, yang telah mengabdikan diri selama 20 tahun dalam dunia pelayanan administrasi pendidikan. Pengabdian panjang tersebut mendapat pengakuan melalui penganugerahan Satyalancana Karya Satya, yang disampaikan pada sabtu, 3 Januari 2026 pada Hari Amal Bakti Kementerian Agama ke 80. Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi negara atas dedikasi, loyalitas, dan integritas aparatur sipil negara dalam menjalankan tugasnya secara konsisten dan berkelanjutan.
Selama dua dekade masa pengabdian, Ahadi Sapron dikenal sebagai figur yang disiplin, bertanggung jawab, dan berkomitmen tinggi terhadap tata kelola administrasi madrasah. Perannya sebagai Kepala Tata Usaha tidak hanya terbatas pada pengelolaan administrasi, tetapi juga mendukung kelancaran proses pendidikan melalui pelayanan yang tertib, transparan, dan akuntabel. Konsistensi tersebut menjadi fondasi penting dalam mendukung kinerja manajerial dan akademik MAN 1 Way Kanan.
Secara konseptual, pengabdian Ahadi Sapron mencerminkan nilai-nilai profesionalisme dan etos kerja yang selaras dengan prinsip good governance dalam lembaga pendidikan. Satyalancana Karya Satya yang diterimanya tidak hanya merepresentasikan masa kerja, tetapi juga kualitas pengabdian yang ditunjukkan melalui integritas, keteladanan, dan dedikasi terhadap institusi. Hal ini menunjukkan bahwa peran tenaga kependidikan memiliki kontribusi strategis dalam menjaga stabilitas dan mutu layanan pendidikan.
Secara keseluruhan, kisah pengabdian 20 tahun Kepala Tata Usaha MAN 1 Way Kanan menjadi inspirasi bagi seluruh warga madrasah, khususnya dalam menumbuhkan semangat loyalitas dan pengabdian terhadap profesi. Penghargaan Satyalancana Karya Satya diharapkan tidak hanya menjadi pengakuan personal, tetapi juga motivasi kolektif untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan yang berorientasi pada nilai, keberlanjutan, dan kemajuan institusi. (Joe)
Editor: Fadilah
