Tulang Bawang Barat, Kemenag (Humas) — Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Agama Provinsi Lampung menggelar Pelaksanaan Program Kerja dengan tema "Ekoteologi: Penguatan Peran Perempuan dalam Menjaga Kelestarian Lingkungan" pada Selasa (09/06/2026), bertempat di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tulang Bawang Barat. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) DWP Kemenag Provinsi Lampung yang digelar pada 30 April 2026, dan diikuti oleh pengurus serta anggota DWP Kemenag dari 15 kabupaten/kota se-Provinsi Lampung.
Acara dibuka secara resmi oleh Ny. Siti Aisyah Zulkarnain selaku Ketua DWP Kementerian Agama Provinsi Lampung, didampingi oleh Ketua DWP Kemenag Kabupaten Tulang Bawang Barat, Eny Rahmawati Yulizar, selaku tuan rumah. Turut hadir Ida Kartika Untung mewakili DWP Kabupaten Tulang Bawang Barat, serta narasumber Istiwira Mawardi, M.Pd.
Kegiatan ini merupakan pelaksanaan perdana dari program kerja hasil Rakorwil yang dibagi ke dalam beberapa tim lintas kabupaten/kota. Tubaba tergabung dalam tim pertama bersama Kabupaten Tulang Bawang, Kabupaten Mesuji, dan Kabupaten Lampung Selatan, dengan Tubaba dipilih sebagai tuan rumah penyelenggara.
Dalam sambutannya, Ny. Siti Aisyah menyampaikan apresiasi kepada DWP Kemenag Kabupaten Tulang Bawang Barat selaku tuan rumah atas persiapan dan pelaksanaan kegiatan yang berjalan dengan baik. Ia menegaskan bahwa tema ekoteologi mengandung makna bahwa perempuan memiliki peran strategis sebagai pendidik pertama dalam keluarga sekaligus agen perubahan di masyarakat, dan bahwa menjaga lingkungan bukan sekadar tanggung jawab sosial, melainkan bagian dari pengamalan nilai-nilai keagamaan. "Mari kita jadikan Dharma Wanita Persatuan sebagai pelopor gerakan peduli lingkungan yang berlandaskan nilai-nilai keagamaan. Jangan menunggu langkah besar untuk membawa perubahan. Mulailah dari hal-hal kecil yang dilakukan secara konsisten, karena perubahan besar selalu berawal dari kepedulian yang sederhana," tegasnya.
Sebagai bagian dari rangkaian acara, kegiatan ini turut menghadirkan sesi sosialisasi oleh narasumber Istiwira Mawardi, M.Pd. yang memaparkan materi mengenai eco enzyme. Selain itu, digelar pula penyerahan bibit sayur sebanyak 1000 paket kepada para peserta, dilanjutkan dengan prosesi penanaman pohon secara simbolis. Sebagai penutup rangkaian, para peserta diajak mengunjungi Uluan Nughik, taman budaya yang menjadi ruang pelestarian arsitektur dan tradisi khas Tulang Bawang Barat. Kegiatan ini diharapkan dapat melahirkan gagasan, program, dan aksi nyata yang memperkuat peran perempuan dalam menjaga kelestarian lingkungan, sekaligus meneguhkan bahwa merawat bumi adalah tanggung jawab bersama. (Sekar)