Jl. Cut Mutia No.27, Gulak Galik, Kec. Tlk. Betung Utara kanwillampung@kemenag.go.id

Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

Daerah

Farid Wajedi Ajak Pejabat Dan Kepala KUA Tanam Bibit Singkong, Wujudkan Kepedulian Terhadap Lingkungan

Kamis, 09 Juli 2026 Humas Pesawaran Editor: Kevin
Farid Wajedi Ajak Pejabat Dan Kepala KUA Tanam Bibit Singkong, Wujudkan Kepedulian Terhadap Lingkungan
Humas Pesawaran
Humas Pesawaran
Foto: Irfan Rafsanjani

Pesawaran, Kemenag (Humas) – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pesawaran, Farid Wajedi, bersama seluruh pejabat struktural dan para Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) se-Kabupaten Pesawaran melaksanakan aksi penanaman bibit singkong di halaman belakang Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pesawaran pada Kamis, 9 Juli 2026.

Kegiatan yang dilaksanakan secara gotong royong tersebut menjadi bentuk kepedulian keluarga besar Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pesawaran terhadap pemanfaatan lahan kosong agar lebih produktif sekaligus mendukung terciptanya lingkungan yang hijau dan asri.

Farid Wajedi mengatakan bahwa menjaga dan merawat lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Menurutnya, kebiasaan menanam dan memanfaatkan lahan yang tersedia dapat memberikan manfaat, baik bagi lingkungan maupun bagi masyarakat.

"Menanam adalah investasi untuk masa depan. Sekecil apa pun yang kita tanam hari ini, insyaallah akan memberikan manfaat di kemudian hari. Yang terpenting adalah membangun budaya peduli terhadap lingkungan di lingkungan kerja maupun di tengah masyarakat," ujar Farid.

Ia menambahkan bahwa pemilihan tanaman singkong didasarkan pada kemudahan dalam perawatan serta manfaatnya sebagai salah satu komoditas pangan yang memiliki nilai ekonomis dan dapat tumbuh dengan baik di wilayah Kabupaten Pesawaran.

Farid juga menilai bahwa kepedulian terhadap lingkungan sejalan dengan semangat Ekoteologi yang saat ini menjadi salah satu perhatian Kementerian Agama, yakni membangun kesadaran bahwa nilai-nilai keagamaan mengajarkan manusia untuk menjaga keseimbangan alam, merawat bumi, dan tidak melakukan kerusakan terhadap lingkungan.

Menurutnya, kepedulian terhadap alam tidak harus selalu diwujudkan melalui kegiatan besar, tetapi dapat dimulai dari langkah-langkah sederhana, seperti menanam pohon, menjaga kebersihan, serta memanfaatkan lahan yang ada secara bijaksana.

Kegiatan penanaman bibit singkong berlangsung dengan penuh kebersamaan. Seluruh pejabat dan Kepala KUA tampak antusias mengikuti proses penanaman sebagai bentuk komitmen untuk menumbuhkan budaya peduli lingkungan di lingkungan kerja.

Melalui kegiatan tersebut diharapkan semangat gotong royong, kepedulian terhadap lingkungan, dan pemanfaatan lahan produktif dapat terus ditumbuhkan sehingga memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat dan lingkungan sekitar. (bagus/irfan)