Pesawaran, 24 Oktober 2025 – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pesawaran, Farid Wajedi, menghadiri kegiatan pengukuhan pengurus tim penggerak pkk, Tim Pembina Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu), pengurus dekranasda, pengurus perwosi, dan bunda literasi kecamatan Kabupaten Pesawaran masa bakti 2025–2030, yang dirangkaikan dengan penandatanganan perjanjian kerja sama dengan satuan kerja (satker) terkait dalam pelaksanaan enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) Posyandu.
Kegiatan yang digelar di Aula Rumah Dinas Bupati Pesawaran
ini dipimpin langsung oleh Bupati Pesawaran, Nanda Indira, serta dihadiri oleh
jajaran forkopimda, kepala OPD, dan perwakilan lintas sektor yang berkomitmen
memperkuat peran Posyandu sebagai garda terdepan pelayanan masyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati Nanda Indira menekankan pentingnya
sinergi antarinstansi dalam meningkatkan kualitas layanan dasar masyarakat.
“Posyandu bukan hanya tentang kesehatan ibu dan anak, tetapi juga tentang
peningkatan kesejahteraan keluarga dan penguatan peran masyarakat di tingkat
desa,” ujarnya.
Kepala Kemenag Pesawaran, Farid Wajedi, menyampaikan
dukungannya terhadap inisiatif ini. Ia menegaskan bahwa Kementerian Agama siap
berkolaborasi dalam mendukung program-program pembinaan keluarga dan masyarakat
yang sejalan dengan nilai-nilai keagamaan dan sosial.
“Kami melihat pembentukan Tim Pembina Posyandu ini sebagai
langkah strategis untuk memperkuat pelayanan lintas sektor, terutama dalam
pembinaan keluarga dan generasi muda yang berkarakter,” kata Farid.
Penandatanganan perjanjian kerja sama dengan berbagai satker
menjadi simbol komitmen bersama dalam mewujudkan pelayanan Posyandu yang
terpadu, efektif, dan berkelanjutan.
Dengan terbentuknya Tim Pembina Posyandu Kabupaten Pesawaran masa bakti 2025–2029 ini, diharapkan koordinasi dan pelaksanaan enam SPM Posyandu dapat berjalan lebih optimal, memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, dan mendukung terwujudnya Pesawaran yang sehat, mandiri, dan sejahtera. (Humas)
Editor : Fadilah
