Search

FKPP Lambar Siap Sambut Hari Santri Nasional 2025 dengan Sinergi Pesantren dan Pemerintah

fkpp-lambar-siap-sambut-hari-santri-nasional-2025-dengan-sinergi-pesantren-dan-pemerintah
Fotografer: Humas Kanwil


‎Lampung Barat, Kemenag (Humas) -- Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Barat menggelar Rapat Pembentukan Pengurus FKPP (Forum Komunikasi Pondok Pesantren) dan Persiapan Hari Santri Nasional Tahun 2025. Tampak hadir Plt. Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Barat H. Miftahus Surur, S.Ag.,M.Si, Kasi Papki H. Ali Mukhtar, S.Ag.,MM, Ketua FKPP KH. Agus Mualif, S.Pd, Ketua Baznas, Kepala KUA, Penyuluh Agama Islam dan Pengasuh Ponpes se Kabupaten Lampung Barat. Bertempat di Aula Ponpes Daruth Tholibin Kabupaten Lampung Barat. Rabu, 30 Juli 2025.

‎Mengawali sambutannya, Plt. Kepala Kankemenag Lambar Miftahus Surur menyampaikan bahwa FKPP ialah sebuah wadah atau forum yang mempertemukan pimpinan-pimpinan pondok pesantren di suatu wilayah atau bahkan di seluruh Indonesia.

‎"Tujuan FKPP adalah untuk berbagi informasi, pengalaman, dan berkolaborasi dalam mengembangkan kualitas pendidikan di pesantren serta memperkuat peran pesantren dalam membangun umat dan bangsa," ujarnya.

‎Lebih lanjut, dalam arahannya M. Surur memaparkan bahwa FKPP ini penting dibentuk, karena dapat menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah dan pondok pesantren. Dengan adanya forum ini, diharapkan berbagai program dan kebijakan pemerintah dapat tersosialisasikan dengan baik di kalangan pesantren.

‎"Selain itu, FKPP juga berperan dalam menyerap aspirasi dan masukan dari pesantren untuk disampaikan kepada pemerintah, sehingga kebijakan yang diambil dapat lebih sesuai dengan kebutuhan dan kondisi di lapangan," imbuhnya.

‎M. Surur juga menekankan pentingnya sinergi antara pesantren dan pemerintah dalam menghadapi tantangan pendidikan di era digital. "Pesantren harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi tanpa meninggalkan nilai-nilai keagamaan yang menjadi fondasi utama pendidikan di pesantren," tegasnya.

‎Terakhir, Ia berharap supaya forum ini dapat menjadi sarana bagi pesantren untuk saling mendukung dan meningkatkan kualitas pendidikan. "Dengan kerjasama yang baik, kita dapat menciptakan generasi santri yang tidak hanya unggul dalam ilmu agama, tetapi juga memiliki keterampilan yang relevan dengan kebutuhan zaman," tutupnya.

‎Rapat ini juga membahas persiapan Hari Santri Nasional Tahun 2025, di mana berbagai kegiatan direncanakan untuk memeriahkan peringatan tersebut. Diharapkan, peringatan Hari Santri Nasional dapat menjadi momentum untuk mengapresiasi kontribusi santri dalam pembangunan bangsa dan memperkuat semangat kebangsaan di kalangan generasi muda. (Boy/K.TU/Mela Basyar)


Editor: Humas Kanwil
Copyright : Datin Kanwil