Tulang Bawang, Kemenag (Humas)â Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tulang Bawang Johan Yusuf didampingi Kasi Penmad Eviyana melaksanakan kunjungan kerja ke MTsN 2 Tulang Bawang dalam rangka membuka Bimbingan Teknis Kurikulum Berbasis Cinta, Kamis (07/05/2026). Kegiatan ini diikuti kepala madrasah dan dewan guru dari berbagai madrasah di Kabupaten Tulang Bawang.
Dalam sambutannya, Johan Yusuf menyampaikan bahwa Kurikulum Berbasis Cinta memiliki dasar hukum yang kuat melalui Keputusan Dirjen Pendidikan Islam Nomor 6077 Tahun 2025 dan KMA Nomor 1503 Tahun 2025 tentang implementasi kurikulum pada madrasah.
Ia menjelaskan, Kurikulum Berbasis Cinta hadir sebagai upaya menjawab berbagai tantangan pendidikan dan sosial, seperti intoleransi, perundungan, dan krisis moral. Menurutnya, pendidikan madrasah harus mampu membentuk peserta didik yang cerdas sekaligus berkarakter.
Johan juga menegaskan bahwa guru memiliki peran penting dalam penerapan kurikulum tersebut. Guru tidak hanya menjadi pengajar, tetapi juga teladan dalam menanamkan nilai kasih sayang, kepedulian, dan toleransi kepada peserta didik.
Melalui Kurikulum Berbasis Cinta, madrasah diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang ramah anak, bebas dari kekerasan dan diskriminasi, serta membangun kepedulian terhadap lingkungan dan sesama.
"Melalui Kurikulum Berbasis Cinta, kita ingin melahirkan generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak, empati, dan kepedulian sosial. Madrasah harus menjadi tempat tumbuhnya nilai cinta dalam kehidupan sehari-hari," ujar Johan Yusuf.
