Jl. Cut Mutia No.27, Gulak Galik, Kec. Tlk. Betung Utara kanwillampung@kemenag.go.id

Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

Daerah

Gelar Pembinaan MTQ, Kakankemenag Tulang Bawang; Ikhtiar dan Komitmen Kuat Siapkan Kafilah Yang Terbina

Rabu, 11 Juni 2025 Humas Tulang Bawang
Gelar Pembinaan MTQ, Kakankemenag Tulang Bawang; Ikhtiar dan Komitmen  Kuat Siapkan Kafilah Yang Terbina
Humas Tulang Bawang
Humas Tulang Bawang

Tulang Bawang, Kemenag (Humas) – Dalam rangka mempersiapkan kafilah terbaik untuk Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-52 tingkat Provinsi Lampung Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tulang Bawang Melalui Seksi Bimbingan Masyarakat Islam menggelar kegiatan pembinaan peserta MTQ Cabang Syarhil Qur’an dan Hifdzil Qur’an.

Pembinaan ini berlangsung di Aula Gedung PLHUT, Rabu (11/06/2025) Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tulang Bawang Ahmad Jalaluddin.

Dalam laporannya Kasi Bimbingan Masyarakat Islam Mujamil mengatahkan Pembinaan Kafilah kali ini merupakan perjalanan panjang dari ihktiar Tim Bimas Islam Kantor Kemenag Kab. Tulang Bawang dalam rangka menghimpun segenap kemampuan dan potensi yang terpendam di Bumi Nengah Nyapur, Pasca MTQ-51 Tingkat Propinsi Lampung Tahun 2024.

“bentuk Komitmen konkrit bukti nyata bahwa Kankemenag Kab. Tulang Bawang bukan hanya perduli namun juga turut bertanggung jawab terhadap pembinaan dan prestasi kafilah MTQ baik ditingkat Kabupaten apalagi Propinsi,” ungkapnya Mujamil.


 

Mujamil menjelaskan Peserta Pembinaan Kafilah Tahun 2025 Kabupaten Tulang Bawang ini berjumlah 50 orang Putra Putri. Adapun konsentrasi Cabang pada pembinaan ini ada 3 yaitu Cabang Hifzil Quran 14 orang, Cabang Syarhil Quran 4 Group 12 orang dan Cabang Khottil Quran 4 orang,” jelasnya.

 

“Pelatih yang akan membina pada Pembinaan Kafilah ini terdiri dari 2 Kategori yaitu Dewan Hakim Provinsi sebanyak 5 orang dan Dewan Hakim Kabupaten 1 orang,” sambungnya.

 

Menarik dicatat, beberapa tahun terakhir kafilah Tulang Bawang belum mampu menembus 10 besar dalam ajang MTQ tingkat Provinsi Lampung. Salah satu faktor utama adalah keputusan Musyawarah Daerah (Musda) LPTQ Provinsi Lampung Tahun 2023 yang mewajibkan seluruh peserta MTQ merupakan putra daerah atau berdomisili di wilayah yang diwakili.

 

Kebijakan ini mendorong seluruh kabupaten/kota, termasuk Tulang Bawang, untuk lebih serius membina kafilah dari daerah sendiri secara mandiri dan berkesinambungan. Saat ini, Kabupaten Tulang Bawang masih berada pada peringkat 18 besar dalam ajang MTQ tingkat Provinsi Lampung.


 

Namun demikian, perlu diakui bahwa di Tulang Bawang hingga saat ini belum terbentuk ekosistem pembinaan yang ditopang oleh para pelatih atau pembina yang memiliki padepokan atau tempat pelatihan khusus. Berbeda dengan beberapa kabupaten lain di Provinsi Lampung yang telah membangun atmosfer pembinaan yang kuat, konsisten, dan berkelanjutan melalui lembaga-lembaga pelatihan berbasis komunitas. Karena keterbatasan sarana dan infrastruktur, tempat pelatihan peserta sementara ini memanfaatkan Musholla di area Aula Sekretariat Jenderal Kantor Kemenag sebagai lokasi pembinaan intensif.

 

Sementara itu Kakankemenag Jalaluddin mengucapkan selamat datang kepada seluruh peserta pembinaan, para dewan juri, pelatih, serta tamu undangan yang hadir. Beliau menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan ini dan berharap para peserta dapat mengikuti seluruh rangkaian dengan semangat dan disiplin.


 

Beliau menyampaikan bahwa kegiatan pembinaan ini merupakan bagian dari upaya strategis untuk meningkatkan kualitas dan kapasitas para peserta yang akan mewakili daerah Kabupaten Tulang Bawang dalam ajang MTQ yang menjadi salah ajang paling bergengsi di tingkat regional maupun nasional.

 

Jalaluddin menegaskan pentingnya regenerasi dalam tilawah dan pembinaan keagamaan. “Ini bukan hanya melatih teknik, tetapi juga memupuk semangat, karakter, dan akhlak Qur’ani dalam diri peserta,” tegas Jalaluddin.

 

Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, tetapi bentuk tanggung jawab kita dalam menyiapkan generasi muda Qur’ani yang tidak hanya mampu membaca dan menghafal Al-Qur’an, tetapi juga memahami, mengamalkan, dan mampu menyampaikannya secara baik.


 

Terakhir Jalaluddin berpesan pentingnya sinergi antara pelatih, dewan juri, orang tua, dan peserta dalam menciptakan ekosistem pembinaan yang kondusif dan berkelanjutan.

 

Kegiatan pembinaan ini dihadiri oleh Plh Kasubbag TU, Eviyana, Kabag Kesra Pemkab Tulang Bawang,  para Pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Tulang Bawang, dan para Dewan Juri.



Editor: Aditya Catur