Search

Guru MTsN 1 Lambar Ikuti Pelatihan Penyusunan Soal HOTS Yang Efektif dan Inovatif

guru-mtsn-1-lambar-ikuti-pelatihan-penyusunan-soal-hots-yang-efektif-dan-inovatif
Fotografer: Humas Kanwil

Lampung Barat, MTsN 1 (Humas) - - Lima orang guru MTsN 1 Lampung Barat mengikuti Pelatihan Riset dan Penyusunan Soal Higher Order Thinking Skills (HOTS) yang diadakan untuk guru-guru madrasah se-Provinsi Lampung. Pelatihan ini diselenggarakan di Hotel Nusantara Syariah dan berlangsung dari hari Jumat hingga Minggu (21-23 Juni 2024). 

Acara ini dibuka langsung oleh Dr. H. Puji Raharjo, SS.,M.Hum, selaku Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama Provinsi Lampung.

Kelima guru yang ikut serta dalam pelatihan ini adalah Ratna Eka Sari, S.H., Siti Nasiah Yuni, S.Pd., Witra Dian Purwaningtyas, S.Pd., Oktaviana, S.Pd., dan Ismail, S.Pd. Mereka bergabung dengan peserta lainnya dari berbagai madrasah yang ada di Provinsi Lampung, untuk mendapatkan pembekalan tentang penyusunan soal HOTS yang efektif dan inovatif.

Dalam sambutannya, Kakanwil Kementerian Agama Provinsi Lampung menekankan pentingnya peningkatan kualitas pendidikan di madrasah melalui pelatihan seperti ini. 

“Kami berharap para guru dapat menerapkan ilmu yang didapatkan dalam pelatihan ini untuk menciptakan soal yang mampu mengasah kemampuan berpikir kritis dan analitis siswa”. ujar Kakanwil.

Siti Nasiah Yuni, S.Pd., salah satu peserta dari MTsN 1 Lambar, mengungkapkan bahwa pelatihan ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan pemahaman mereka tentang penyusunan soal HOTS. 

“Kami belajar bagaimana membuat soal yang tidak hanya menuntut siswa untuk menghafal, tetapi juga mengharuskan mereka berpikir dan menganalisis secara mendalam,” ungkap Siti Nasiah.

Lebih lanjut, bahwa pelatihan ini membuka wawasan baru mengenai penerapan konsep HOTS dalam kurikulum madrasah. 

“Materi yang disampaikan sangat relevan dengan kebutuhan pembelajaran saat ini, yang menuntut siswa untuk lebih kritis dan kreatif dalam berpikir,” jelas Siti.

Pelatihan ini tidak hanya memberikan teori, tetapi juga melibatkan banyak praktik langsung. Para peserta diajak untuk merancang dan mempresentasikan soal-soal HOTS yang mereka buat, serta mendapatkan masukan dari narasumber dan peserta lainnya untuk memperbaiki dan menyempurnakan soal tersebut.

Ismail, S.Pd., menyatakan bahwa pelatihan ini sangat membantu para guru untuk memahami pentingnya soal HOTS dalam meningkatkan kualitas pendidikan.

 “Dengan mengikuti pelatihan ini, kami memperoleh pengetahuan yang sangat bermanfaat untuk mendorong siswa berpikir lebih kompleks dan kritis,” ujar Ismail.

Ismail mengungkapkan bahwa kegiatan ini memberikan kesempatan kepada para guru untuk belajar dan berbagi pengalaman dalam penyusunan soal HOTS. 

“Kami diberi banyak contoh soal dan dilatih untuk membuat soal yang dapat menantang siswa untuk berpikir lebih dalam dan kreatif,” ungkap Ismail.

Ismail juga merasa sangat beruntung bisa mengikuti pelatihan ini. 

“Kami mendapatkan banyak ilmu baru tentang penyusunan soal HOTS dan bagaimana cara menerapkannya dalam proses pembelajaran di kelas,” kata Ismail.

Pelatihan yang berlangsung selama tiga hari ini melibatkan narasumber yang ahli dalam bidang riset pendidikan dan penyusunan soal HOTS. Para peserta diajak untuk aktif dalam diskusi dan praktek penyusunan soal, sehingga mereka dapat langsung mengaplikasikan ilmu yang diperoleh dalam pembelajaran sehari-hari.

Kakanwil Kementerian Agama dalam ahir sambutannya berharap agar para guru yang telah mengikuti pelatihan ini dapat berbagi ilmu dan pengalaman dengan rekan-rekan guru lainnya di madrasah masing-masing. 

“Kami berharap ilmu yang diperoleh dari pelatihan ini dapat disebarkan dan diterapkan secara luas untuk kemajuan pendidikan di madrasah,” kata Kakanwil.

Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan para guru dapat mengaplikasikan pengetahuan yang telah diperoleh untuk menciptakan soal-soal yang tidak hanya menguji hafalan, tetapi juga mengembangkan kemampuan berpikir tingkat tinggi pada siswa. Pelatihan ini menjadi langkah penting dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan di madrasah dan mempersiapkan siswa untuk menghadapi tantangan di masa depan. (Betrik/Mela basyar)


Editor: Humas Kanwil
Copyright : Datin Kanwil