Way Kanan, MTsN 2 (Humas) – Ubaidillah, guru dari MTsN 2 Way Kanan, menjadi narasumber dalam acara bimbingan manasik haji mandiri yang diselenggarakan oleh Kantor Urusan Agama Kecamatan Pakuan Ratu. Acara tersebut digelar di Pondok Pesantren Al Falakhussa’adah, Desa Tanjung Serupa, pada Rabu, (8/01/2025). Kegiatan ini bertujuan membekali calon jamaah haji dengan pengetahuan penting sebelum melaksanakan ibadah di Tanah Suci.
Dalam kesempatan itu, Ubaidillah menyampaikan materi tentang akhlak jamaah haji selama di Mekkah dan Madinah. Ia menekankan pentingnya menjaga sikap sopan santun, kesabaran, dan toleransi, terutama saat berinteraksi dengan jamaah dari berbagai negara. “Akhlak yang baik mencerminkan nilai-nilai Islam dan mempermudah pelaksanaan ibadah,” ujar Ubaidillah di hadapan para jamaah.
Selain itu, Ubaidillah juga memberikan wawasan mengenai sosial budaya masyarakat Arab. Ia menjelaskan perbedaan kebiasaan dan adat istiadat antara masyarakat Arab dan Indonesia, yang perlu dipahami agar para jamaah bisa beradaptasi dengan baik selama berada di Tanah Suci. Materi ini disampaikan dengan bahasa yang mudah dipahami dan relevan dengan pengalaman calon jamaah.
Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari para peserta. Mereka merasa bimbingan tersebut sangat membantu dalam mempersiapkan diri, baik secara mental, spiritual, maupun sosial. “Kami jadi lebih paham bagaimana bersikap dan berinteraksi di Tanah Suci nanti,” ungkap salah satu peserta.
Kepala MTsN 2 Way Kanan, Irawan, mengapresiasi peran Ubaidillah sebagai bagian dari keluarga besar madrasah. Menurutnya, keikutsertaan guru dalam kegiatan keagamaan seperti ini adalah wujud nyata kontribusi madrasah dalam membangun masyarakat yang religius dan berwawasan luas.
“Guru MTsN 2 Way Kanan tidak hanya mendidik siswa di kelas, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Ini adalah bentuk pengabdian yang harus terus ditingkatkan,” ujarnya.
Melalui acara ini, MTsN 2 Way Kanan berharap dapat terus berkontribusi dalam mendukung kegiatan keagamaan di masyarakat. Kehadiran Ubaidillah sebagai narasumber menjadi salah satu langkah nyata dalam memperkuat sinergi antara pendidikan formal dan pembinaan masyarakat di bidang keagamaan.(JN).
Editor : Fadilah
