Bandar Lampung - Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pesisir Barat, Ahmad Khotob, menghadiri acara Pelantikan 55 Kepala Madrasah dan 1 Jabatan Fungsional Tertentu (JFT) sekaligus Pembinaan Pegawai oleh Koordinator Staf Khusus Menteri Agama RI pada hari Senin (6/7/2026) pagi.
Kegiatan yang mempertemukan berbagai unsur pimpinan Kementerian Agama se-Provinsi Lampung tersebut diselenggarakan secara khidmat, bertempat di Aula Saibatin Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama Provinsi Lampung.
Rangkaian acara diawali dengan prosesi pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan resmi terhadap 55 Kepala Madrasah serta 1 orang JFT. Prosesi pelantikan ini dipimpin langsung oleh Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Lampung, Zulkarnain.
Dalam arahan pascapelantikan, Kakanwil Zulkarnain menegaskan bahwa para pimpinan madrasah yang baru dilantik memikul tanggung jawab besar untuk menjaga marwah institusi, menegakkan kedisiplinan pegawai, serta membangun budaya kerja yang sehat.
Lebih lanjut, ia menginstruksikan agar kepala madrasah memastikan proses belajar mengajar berjalan dengan optimal dan melarang keras adanya kepemimpinan yang kaku di lingkungan sekolah.
"Jangan pernah bersikap otoriter atau merasa harus dilayani. Justru kepala madrasah harus melayani guru dan tenaga kependidikan agar mereka dapat bekerja dengan nyaman dan memberikan layanan pendidikan terbaik kepada peserta didik," ujar Kakanwil Zulkarnain.
Zulkarnain menambahkan bahwa kenyamanan lingkungan kerja yang inklusif dan humanis akan menjadi motor penggerak utama dalam melahirkan prestasi-prestasi baru bagi madrasah di Provinsi Lampung.
Usai merampungkan sesi pelantikan, agenda kegiatan langsung dilanjutkan dengan sesi Pembinaan Pegawai yang disampaikan oleh Koordinator Staf Khusus Menteri Agama RI, Farid F. Saenong.
Agenda pembinaan strategis ini diikuti secara oleh jajaran pejabat administrator di lingkungan Kanwil Kemenag Lampung, para Kepala Kantor Kemenag Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung termasuk Kepala Kemenag Pesisir Barat.
Dalam amanat pembinaannya, Koordinator Stafsus Menag Farid F. Saenong menekankan pentingnya akselerasi dan penyelarasan program kerja di daerah dengan kebijakan strategis yang digulirkan oleh Kementerian Agama.
Farid juga menginstruksikan seluruh lini instansi vertikal untuk terus mengoptimalkan kualitas pelayanan keagamaan secara berdampak, responsif, dan bebas dari praktik maladministrasi. Ia juga mengingatkan pentingnya penguatan tata kelola birokrasi digital guna mempermudah akses layanan bagi masyarakat luas.
Menanggapi jalannya pembinaan tersebut, Kepala Kantor Kemenag Pesisir Barat, Ahmad Khotob, menyatakan kesiapan penuh jajarannya untuk mengadopsi dan mengimplementasikan seluruh poin arahan dari pusat.
"Kemenag Pesisir Barat berkomitmen penuh untuk mengawal instruksi Kakanwil dan Stafsus Menag. Pola kepemimpinan melayani dan penguatan program kerja pusat akan segera kami koordinasikan bersama jajaran di daerah," ujar Ahmad Khotob.