Tanggamus, MTsN 2 (Humas) – Kementerian Agama terus mendorong siswa madrasah untuk dapat bersaing dalam berbagai bidang, termasuk penguasaan sains dan teknologi. Salah satunya dengan menggelar berbagai kompetisi seperti Kompetisi Sains Madrasah (KSM) dan Madrasah Young Researcher Supercamp (MYRES).
Dalam rangka penigkatan kualitas pelaksanaan Program KSM dan Myres, maka Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung melalui bidang Pendidikan Madrasah mengadakan rapat koordinasibagi kepala-kepala madrasah negeri se-Provinsi Lampung, pada Kamis (20/06/24).
Kepala MTsN 2 Tanggamus, yang dalam hal ini diwakilkan oleh Drs. H. Minarto selaku waka kurikulum turut memenuhi undangan Rapat Koordinasi Persiapan KSM dan Myres yang dilaksanakan di aula MAN 1 Pringsewu tersebut. Acara dimulai pukul 08.00 WIB s.d selesai dengan dibuka langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung, Dr. Puji Raharjo.
Rapat koordinasi diawali laporan dari ketua pelaksana kegiatan yakni Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Provinsi Lampung, Ahmad Rifa’i. Ia menyampaikan laporan kegiatan KSM dan Myres yang sukses dilaksanakan di tahun 2023 lalu. Acara inti dalam rakor berupa rapat koordinasi tiap -tiap kepala madrasah negeri, baik itu Madrasah Ibtidaiyah, Tsanawiyah maupun Aliyah dengan dipimpin oleh Ketua Tim GTK (Guru dan Tenaga Kependidikan), Roswildan. Acara berikutnya yakni penyampaian teknis pelaksanaan KSM dan MyRes oleh Ketua Tim Kelembagaan dan Kesiswaan, Rika dan Ketua Kurikulum, Alamsyah.
Minarto menyampaikan kepada tim humas bahwa rapat koordinasi ini dilakukan sebagai upaya menyatukan langkah-langkah strategis maupun teknis dalam mempersiapkan peserta.
“Pada hari ini saya mengikuti Rapat Koordinasi dalam rangka Persiapan Pelaksanaan KSM dan MyRes tahun 2024 yang akan segera berlangsung. Pembicara utama dalam rapat tersebut adalah perwakilan dari Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Lampung, yang memberikan arahan mengenai kriteria penilaian, jadwal kompetisi, dan persyaratan teknis lainnya yang harus dipenuhi oleh peserta,” kata Minarto.
“Kepala-kepala madrasah berdiskusi tentang strategi pelatihan, pemilihan kontingen, serta persiapan administratif dan teknis lainnya yang diperlukan untuk memastikan partisipasi yang sukses dalam kedua kompetisi tersebut. Tidak hanya itu, kami juga berkesempatan untuk berbagi pengalaman dan strategi terbaik dalam mempersiapkan siswa-siswa untuk menghadapi tantangan kompetisi ilmiah tersebut,” tambahnya.
“Sebagai tonggak madrasah, tidak hanya siswa, baik KSM maupun MyRes ada pembimbingnya yang merupakan guru madrasah itu sendiri yang tentunya dipilih berdasarkan kemampuan dan kredibilitasnya. Untuk penyampaian teknis kepada pembimbing, rencananya besok akan dilakukan bimbingan teknis kepada para pembimbing KSM dan MyRes di Hotel Nusantara, tanggal 21- 23 Juni 2024.” Pungkasnya. (Adm/Mela Basyar)
