Bandar Lampung, Kemenag (Humas) —
Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bandar Lampung, Makmur, menghadiri
kegiatan Sekaligus pemateri Halaqoah Kyai Pesantren se-Kota Bandar Lampung yang
diselenggarakan oleh Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Bandar Lampung
di Pondok Pesantren Hikmatul Mubtadi-Aat, Rabu malam (29/10/2025).
Kegiatan Halaqoah ini mengusung tema “Meneguhkan Peran Keagamaan dan Kebangsaan Pondok Pesantren” yang bertujuan memperkuat sinergi antar-pesantren dalam menjaga nilai-nilai keagamaan, kebangsaan, serta memperkokoh kontribusi pesantren dalam pembangunan moral dan spiritual masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Makmur
menyampaikan materinya bahwa Pesantren merupakan jantung peradaban Islam
Nusantara yang memadukan nilai agama dan kebangsaan. Sejak masa perjuangan
hingga kini, pesantren berperan penting menanamkan ilmu, iman, dan akhlak serta
melahirkan tokoh-tokoh bangsa. Dengan semangat hubbul wathan minal iman,
pesantren menjadi jembatan antara agama dan nasionalisme, menegakkan nilai
moderasi, keseimbangan, toleransi, dan keadilan. Di tengah tantangan era
digital, polarisasi, dan degradasi moral, pesantren dituntut tetap menjadi
mercusuar nilai dengan memperkuat karakter santri, memperluas peran dakwah dan
ekonomi umat, menjaga independensi moral, serta bersinergi dengan negara dan
masyarakat demi tegaknya iman, moral, dan keutuhan bangsa. .
“Pesantren memiliki posisi penting sebagai benteng moral dan penjaga nilai-nilai kebangsaan. Melalui forum Halaqoah seperti ini, para kyai dapat memperkuat koordinasi dan menyatukan langkah dalam membimbing umat menuju kehidupan yang berakhlak dan toleran,” ujar Makmur.
Kepala Kemenag juga menyampaikan
apresiasi kepada PCNU Kota Bandar Lampung dan RMI (Rabithah Ma’ahid Islamiyah)
atas inisiatif menyelenggarakan kegiatan yang konstruktif dan penuh nilai
keilmuan tersebut. Menurutnya, kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen
pesantren dalam menjaga harmoni antara nilai-nilai keislaman dan kebangsaan.
Kegiatan Halaqoah turut dihadiri oleh Badruzaman, Akademisi UIN raden Intan Lampung, Abdul Syukur, Ketua PCNU Kota Bandar Lampung, Ichwan Adji Wibowo, Ketua Rois Syuriah PCNU Kota Bandar Lampung, Izuddin Abdsalam, pengurus Syuriyah dan Tanfidziyah PCNU Kota Bandar Lampung, Ketua Ponpes Al Hikmah Way Halim, basyaruddin Maisir, pengasuh pondok pesantren afiliasi RMI, serta tokoh masyarakat dan ulama di wilayah Kota Bandar Lampung. (Ali/Mushollin)