Tanggamus, MTsN 2 (Humas)-Mutu satuan pendidikan dinilai berdasarkan hasil belajar murid yang mendasar (literasi, numerasi, dan karakter) serta kualitas proses belajar-mengajar dan iklim satuan pendidikan yang mendukung pembelajaran. Informasi-informasi tersebut diperoleh dari tiga instrumen utama, yaitu Asesmen Kompetensi Minimum (AKM), Survei Karakter, dan Survei Lingkungan Belajar.
Untuk itu, guna mendukung penilaian terhadap mutu setiap sekolah, madrasah, dan merupakan program kesetaraan pada jenjang dasar dan MTsN 2 Tanggamus menyelenggarakan Asesmen Nasional Berbasis Komputer yang disingkat ANBK.
ANBK pada hari kedua ini, Selasa (10/09) dengan materi survey lingkungan, Literasi dan numerasi. Nampak peserta asesmen mengerjakan dengan serius dan tekun memahami setiap pernyataan dan menjawab dengan lancar.
ANBK dilaksanakan tiga sesi, dimulai pukul 08.00 WIB di ruangan Laboraturium Komputer setempat. ANBK diikuti oleh 45 orang siswa/i MTs N 2 Tanggamus, masing-masing 5 orang mewakil tiap kelas VIII yang merupakan hasil seleksi acak oleh system.
Drs. Minarto selaku Ketua Pelaksana ANBK sekaligus Waka Kurikulum mengatakan “Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) memasuki hari kedua di MTsN 2 Tanggamus berjalan lancar dan semua siswa hadir, ANBK ini diikuti oleh 45 siswa kelas 8 yang terpilih mewakili dari MTsN 2 Tanggamus”ujar Minarto.
Minarto menambahkan “siswa-siswa, untuk materi numerasi ini silahkan mengerjakan dengan teliti menyangkut perhitungan dan penalaran, gunakan waktu dengan sebaik- baiknya, jangan lupa perhatikan waktu yang tersedia, ingat kalian sebagai sampel dari madrasah, dan hasil nilai ini menggambarkan kondisi madrasah kita, maka kerjakan dengan sebaik-baiknya, "tambah Minarto.
Minarto berharap “melalui Asesmen Nasional Berbasis Komputer, dapat memperbaiki kualitas belajar mengajar dengan memotret input, proses dan output pembelajaran di MTsN 2 Tanggamus. Hal ini sejalan dengan tujuan utama Kemdikbudristek dalam misi penyelenggaraan ANBK sebagai tolok ukur sejauh mana progres kualitas dari satuan pendidikan." Harap Minarto.
Dalam kegiatan ANBK ini Kepala MTsN 2 Tanggamus, Nurzaman, S.Ag, M.Pd.I, selaku penanggung jawab kegiatan menyampaikan harapannya kepada para peserta.
"Kegiatan ANBK ini merupakan bagian penting dari evaluasi pendidikan yang bertujuan untuk mengukur kompetensi dasar siswa serta kualitas lingkungan belajar. Dengan pelaksanaan yang tertib dan optimal, diharapkan hasil asesmen ini dapat memberikan gambaran yang akurat mengenai pencapaian pendidikan di MTs Negeri 2 Tanggamus " ujar Nurzaman.
"Semoga dengan mutu yang sudah terpetakan nantinya bisa memberikan perlakuan pada komponen-komponen yang kurang, baik dari input, output, proses, sampai pada kemampuan-kemampuan guru dan lingkungan sekolah”.
Harapannya, dengan adanya pemetaan-pemetaan yang tepat bisa memberikan perlakuan yang menjurus, misalnya yang kurang sarana pendukung belajarnya, atau ternyata yang kurang proses pembelajaran, dan di situ semua akan kelihatan (Idef/Mela Basyar).
