Metro, MAN 1 (Humas) --- MAN 1 Metro menutup rangkaian kegiatan Pekan Al Qur’an dan Asesmen Tengah Semester (ATS) Tahun Pelajaran 2025/2026 pada Sabtu, 27 September 2025.
Kegiatan ini telah berlangsung sejak Senin, 22 September hingga Sabtu, 27 September, dengan melibatkan seluruh siswa kelas X, XI, dan XII.
Pekan Al Qur’an merupakan program unggulan MAN 1 Metro yang dilaksanakan rutin setiap bulan di pekan pertama. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mendekatkan siswa dengan Al Qur’an sehingga peserta didik lebih memahami kitab sucinya secara mendalam. Selain itu, program ini menjadi sarana untuk menambah hafalan dan memperkuat muroja’ah siswa.
Dengan adanya Pekan Al Qur’an, diharapkan seluruh siswa memiliki hafalan surat sesuai target yang telah ditentukan. Kegiatan ini juga menjadi salah satu langkah nyata MAN 1 Metro dalam membentuk generasi Qur’ani yang berakhlak mulia serta berprestasi.
Pada kesempatan yang sama, MAN 1 Metro juga melaksanakan Asesmen Tengah Semester (ATS) bagi seluruh kelas X, XI, dan XII. Penyelenggaraan ATS ini bertujuan untuk mengevaluasi hasil belajar siswa di pertengahan semester, sehingga mutu pembelajaran dapat terus ditingkatkan.
Waka Bidang Kurikulum MAN 1 Metro, Suhardi, menjelaskan bahwa pada pelaksanaan kali ini Pekan Al Qur’an jilid 2 dilaksanakan bersamaan dengan ATS,
'Untuk kesempatan ini, program Pekan Al Qur’an jilid 2 kita laksanakan berbarengan dengan Asesmen Tengah Semester dengan berbagai ketentuan yang tidak saling mengganggu walaupun dilaksanakan secara bersamaan,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa target dari program Pekan Al Qur’an adalah siswa mampu menghafal surat-surat dari Juz 30 (Juz Amma), dan bagi yang sudah selesai akan melanjutkan ke juz-juz berikutnya sesuai dengan bimbingan pembimbing tahfidz.
“Selain itu, ATS dilaksanakan sebagai upaya mengetahui sekaligus meningkatkan mutu pembelajaran sehingga kualitas pendidikan di MAN 1 Metro tetap terjaga,” jelasnya.
"Dengan berakhirnya kegiatan ini, kami berharap siswa tidak hanya unggul dalam bidang akademik melalui ATS, tetapi juga memiliki kecintaan yang mendalam terhadap Al Qur’an melalui program hafalan. Sinergi antara peningkatan mutu akademik dan pembinaan religius diharapkan mampu mencetak lulusan yang berprestasi dan berkarakter Islami," tandasnya.. (Jr/Anggithya)
