Way Kanan, KUA Kasui (Humas) - - Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kasui memperkuat kolaborasi lintas sektoral melalui kerja sama strategis dengan Pemerintah kampung Kampung Baru dalam upaya meningkatkan mutu pelayanan keagamaan bagi masyarakat hari ini, Senin, (17/11). Sinergi ini menjadi langkah konkret KUA Kasui dalam menghadirkan pelayanan yang lebih dekat, responsif, dan sesuai kebutuhan warga.
Penyuluh agama KUA Kasui, Eka
Destrianto Surapati menegaskan bahwa kerja sama lintas sektoral merupakan kunci
percepatan pelayanan publik. “Kolaborasi ini bukan hanya untuk memperluas
jangkauan layanan, tetapi juga memastikan bahwa setiap program pembinaan
keagamaan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat di tingkat kampung,”
ujarnya.
Dalam pertemuan yang berlangsung di
Balai Kampung Kampung Baru, kedua pihak membahas sejumlah program, mulai dari
pembinaan keluarga sakinah, penguatan data kemasjidan dan majelis taklim,
hingga pendampingan administrasi layanan pernikahan. Pemerintah kampung
menyambut baik inisiatif tersebut dan menyatakan komitmennya untuk mendukung
penuh kebutuhan data, fasilitas, serta mobilisasi masyarakat.
Kepala kampung Kampung Baru, Adi
Agustian menambahkan bahwa sinergi dengan KUA Kasui memberikan dampak positif
bagi masyarakat. “Kami ingin memastikan pelayanan keagamaan berjalan optimal.
Dengan dukungan KUA, pembinaan masyarakat akan lebih terarah dan berkesinambungan,”
katanya.
Kerja sama ini juga menjadi bagian
dari upaya KUA Kasui memperkuat peran kelembagaan di tengah masyarakat, sejalan
dengan visi Kementerian Agama untuk menghadirkan pelayanan keagamaan yang
inklusif dan berkualitas. Kolaborasi tersebut diharapkan terus berkembang,
tidak hanya dalam bidang pembinaan, tetapi juga pada aspek pemberdayaan dan
penguatan moderasi beragama.
Melalui harmoni lintas sektoral ini, KUA Kasui dan Pemerintah kampung Kampung Baru berkomitmen untuk menghadirkan pelayanan keagamaan yang lebih efektif, terpadu, dan berorientasi pada kemaslahatan masyarakat. Sinergi tersebut menjadi bukti bahwa kolaborasi adalah fondasi penting dalam mewujudkan pembangunan sosial dan spiritual yang berkelanjutan. (Imama/Oksi/Dhany)
Editor: Fadilah