Search

Ikuti Breakfast Meeting Menag, Kemenag Lampung Tengah Perkuat Langkah Pembinaan Umat

ikuti-breakfast-meeting-menag-kemenag-lampung-tengah-perkuat-langkah-pembinaan-umat
Fotografer: Silver

Lampung Tengah, Kemenag (Humas)- Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Tengah, H. Maryan Hasan, S.Ag., M.Pd.I., mengikuti kegiatan Breakfast Meeting (BM) yang dipimpin langsung oleh Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A., secara hybrid, Selasa (2/6/2026).

Kegiatan yang berlangsung serentak diikuti jajaran pimpinan Kementerian Agama dari pusat hingga daerah tersebut menjadi forum koordinasi strategis untuk memperkuat arah kebijakan, pelayanan keagamaan, serta respons kelembagaan terhadap berbagai tantangan yang berkembang di tengah masyarakat.

Selain dihadiri Tim Penasehat Ahli Menteri Agama, kegiatan ini juga diikuti Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi, Rektor dan Ketua Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKN), Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota se-Indonesia, Kepala Biro PTKN, serta Kepala Balai Diklat Keagamaan dan Balai Litbang Agama.

Dalam arahannya, Menteri Agama menyampaikan sejumlah pesan strategis yang menjadi perhatian seluruh jajaran Kementerian Agama. Salah satunya mengenai pentingnya membangun sinergi antara seni dan agama sebagai sarana memperkuat nilai-nilai spiritual di tengah masyarakat.

Menurut Menteri Agama, seni memiliki kemampuan menggugah jiwa sehingga perlu diarahkan menjadi media yang mampu mendekatkan masyarakat kepada nilai-nilai keagamaan. Oleh karena itu, setiap kegiatan seni dan budaya keagamaan harus dibarengi dengan pendalaman makna serta penghayatan ajaran agama guna membangun kesadaran religius yang lebih kuat.

Menteri Agama juga menekankan pentingnya optimalisasi fungsi rumah ibadah sebagai pusat pembinaan umat. Ia mengingatkan agar rumah ibadah tidak hanya megah secara fisik, tetapi juga aktif dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan keagamaan dan pemberdayaan masyarakat.

Selain itu, para pejabat di lingkungan Kementerian Agama diminta terus meningkatkan kapasitas dan pemahaman terhadap birokrasi serta kondisi wilayah kerja masing-masing, baik pada aspek strategis maupun teknis. Penguatan pendidikan agama bagi generasi muda juga menjadi perhatian penting sebagai fondasi pembentukan karakter dan moral bangsa.

Pada kesempatan tersebut, Menteri Agama turut mengingatkan seluruh jajaran Kementerian Agama agar responsif terhadap berbagai informasi yang tidak benar atau mengandung unsur hoaks yang dapat merugikan institusi. Ia mengajak seluruh unsur Kementerian Agama, termasuk tokoh agama dan penyuluh agama, untuk berperan aktif menjaga kondusivitas masyarakat melalui penyampaian informasi yang benar dan edukatif.

Menanggapi arahan tersebut, Kepala Kemenag Lampung Tengah, H. Maryan Hasan, menyatakan komitmennya untuk menindaklanjuti seluruh kebijakan dan arahan Menteri Agama dalam pelaksanaan tugas serta peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

"Arahan Menteri Agama menjadi pedoman penting bagi seluruh jajaran Kementerian Agama, termasuk di Lampung Tengah, dalam memperkuat pelayanan publik, pembinaan umat, dan menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi," ujarnya.

Melalui kegiatan Breakfast Meeting ini, diharapkan terbangun koordinasi yang semakin solid antara Kementerian Agama RI dengan seluruh satuan kerja di daerah guna mewujudkan tata kelola pemerintahan yang profesional, akuntabel, dan berdampak nyata bagi kehidupan umat beragama di Indonesia.


Editor: Aziz
Copyright : Datin Kanwil