Way Kanan, MAN 1 (Humas). Dalam upaya membentuk karakter religius di lingkungan pendidikan, MAN 1 Way Kanan secara rutin mengawali kegiatan belajar mengajar dengan pembacaan Asmaul Husna. Kegiatan ini dilakukan setiap pagi sebelum dimulainya pelajaran, dan diikuti oleh seluruh siswa, guru, serta staf madrasah.
Tradisi ini telah diterapkan sejak lama dan terus berjalan hingga sekarang. Kepala MAN 1 Way Kanan, Ahmad Zazili, menjelaskan bahwa pembacaan Asmaul Husna bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai keimanan dan memperkuat akhlak mulia di kalangan peserta didik.
Kegiatan ini dilaksanakan di halaman madrasah atau di dalam kelas secara serempak, tergantung kondisi cuaca. Dengan bimbingan guru Pendidikan Agama Islam, para siswa tidak hanya melafalkan Asmaul Husna, tetapi juga memahami maknanya sebagai bentuk pembelajaran kontekstual yang mengintegrasikan ilmu dan nilai spiritual.
Melalui pembiasaan pembacaan Asmaul Husna setiap pagi sebelum pembelajaran dimulai, MAN 1 Way Kanan berharap dapat menciptakan suasana belajar yang lebih tenang, tertib, dan religius. Kegiatan ini tidak hanya menjadi bentuk implementasi pendidikan karakter berbasis keagamaan, tetapi juga sebagai sarana spiritual yang memberikan ketenangan batin bagi peserta didik dan tenaga pendidik.
Selain itu, kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan semangat positif dalam memulai hari, membentuk pribadi yang berakhlak mulia, serta menghadirkan keberkahan dalam setiap aktivitas di lingkungan madrasah. Dengan pembiasaan yang konsisten, nilai-nilai religius diharapkan tertanam kuat dalam diri siswa sebagai bagian dari pembentukan generasi beriman dan berintegritas. (Joe)
Editor : Fadilah
