Lampung Tengah, Kemenag (Humas) — Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Tengah, H. Maryan Hasan, S.Ag., M.Pd.I., mengikuti Breakfast Meeting yang digelar secara hybrid pada Selasa, 24 Februari 2026. Forum strategis ini menghadirkan Tim Penasihat Ahli Menteri Agama, para rektor perguruan tinggi keagamaan, Kepala Kantor Wilayah, Kepala Biro, Kepala Kemenag Kabupaten/Kota, serta Kepala Balai Diklat Keagamaan se-Indonesia.
Rapat dipimpin langsung oleh Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama RI, Abu Rokhmad. Dalam arahannya, ia menekankan penguatan program Rumah Ibadah Ramah Pemudik sebagai bagian dari pelayanan keagamaan menjelang arus mudik nasional.
Program tersebut mendorong rumah-rumah ibadah, khususnya masjid dan musala, agar bertransformasi menjadi titik singgah yang nyaman, bersih, dan ramah bagi para pemudik. Selain menjalankan fungsi utama sebagai tempat ibadah, rumah ibadah diharapkan menyediakan fasilitas pendukung seperti area istirahat, ketersediaan air bersih, toilet yang layak, hingga informasi perjalanan yang dibutuhkan masyarakat.
Menurut Dirjen Bimas Islam, keberhasilan program ini sangat bergantung pada kolaborasi lintas sektor. Jajaran Kementerian Agama di daerah diminta aktif berkoordinasi dengan pengurus rumah ibadah dan pemerintah setempat guna memastikan kesiapan sarana dan pelayanan selama masa mudik berlangsung.
Menanggapi arahan tersebut, H. Maryan Hasan menyatakan komitmen penuh Kemenag Lampung Tengah untuk segera menindaklanjuti kebijakan tersebut. Pihaknya akan menggerakkan Kantor Urusan Agama (KUA) di setiap kecamatan serta menjalin sinergi dengan para pengurus masjid agar program berjalan optimal.
“Insya Allah kami siap melaksanakan arahan Dirjen Bimas Islam. Rumah ibadah harus menjadi tempat yang nyaman, aman, dan memberi manfaat luas bagi masyarakat, khususnya para pemudik,” tegasnya.
Melalui penguatan program Rumah Ibadah Ramah Pemudik, Kementerian Agama diharapkan semakin hadir di tengah masyarakat, menghadirkan pelayanan yang inklusif dan humanis, sekaligus memperkokoh peran rumah ibadah sebagai pusat kemaslahatan umat. (Ria/mela basyar)
