Search

Provinsi

Irjen Kemenag Faisal Ali Hasyim Dorong Guru Besar Harus Jadi Motor Penggerak

irjen-kemenag-faisal-ali-hasyim-dorong-guru-besar-harus-jadi-motor-penggerak
Fotografer: Humas Kanwil

Lampung, Kemenag (Humas) --- Pendidikan tinggi Islam, khususnya PTKIN harus mampu beradaptasi dan meningkatkan mutu layananya berbasis kecakapan masa depan, antara lain; Cognitive Flexibility, Digital Literacy and Computational Thinking, Creative and Innovative Mindset, Emotional and Social Intelligence, yang terus-menerus telah diasah selama proses belajar.

Hal tersebut diungkapkan oleh Inspektur Jenderal Kementerian Agama RI Dr. H. Faisal Ali Hasyim, S.E., M.Si., CA., CSEP saat menghadiri pengukuhan dua guru besar Prof. Dr. Akla, M.Pd. Bidang Pendidikan Bahasa Arab dan Prof. DR. Mufliha Wijayati, M.SI Bidang Ilmu Hukum Keluarga Islam di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Metro. Kamis (18/04/2024).

"Beberapa tantangan yang dihadapi oleh PTKIN misalnya Inovasi pengembangan universitas berkelas dunia (World Class University) yang perlu melibatkan berbagai upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat. Selain itu, PTKIN perlu memperkuat riset dan inovasi dengan mengembangkan penelitian dan teknologi terbaru. Kampus juga harus menumbuhkan budaya riset dan inovasi di kalangan mahasiswa dan dosen," paparnya.


Faisal Ali Hasyim menyampaikan bahwa kehadiran seorang guru besar akan terlihat melalui karya nyata yang dihasilkannya setelah dilantik. Irjen Kemenag dorong guru besar harus jadi motor penggerak

"Pengukuhan guru besar tidak hanya sekadar tradisi akademik, tetapi juga melekat kewajiban dalam tugas guru besar," ujarnya. 
"Guru besar dilihat dari gagasan dan karya nyata, serta bangga dengan kontribusinya dalam masyarakat," tambahnya.

Faisal Ali Hasyim juga menyampaikan pentingnya adaptasi dan inovasi di perguruan tinggi dalam menghadapi tantangan zaman.
"Saya selalu mengatakan, bagaimana pemikiran Islam bisa melibatkan fiqih modern," katanya. "Seorang guru besar harus mampu menelurkan gagasan-gagasan baru yang relevan dengan kebutuhan masyarakat."

Lebih lanjut, Faisal Ali Hasyim juga menggarisbawahi pentingnya integritas dan tata kelola dalam dunia akademik. "Guru besar bukanlah gelar yang mudah dicapai, tetapi harus dijaga baik prilaku maupun kinerjanya," tegasnya.

Faisal Ali Hasyim mengajak civitas akademika IAIN Metro untuk menjaga kekompakan dan kerukunan sebagai pondasi utama dalam memajukan perguruan tinggi sebagai rujukan masyarakat dalam menuntut ilmu. (Mela Basyar/Aziz/Rizki).


Editor: Humas Kanwil
Copyright : Datin Kanwil