Jl. Cut Mutia No.27, Gulak Galik, Kec. Tlk. Betung Utara kanwillampung@kemenag.go.id

Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

KUA

Isi Ramadan dengan Ilmu, KUA Negara Batin Gelar Bedah Kitab Durratun Nasihin

Selasa, 24 Februari 2026 Humas Way Kanan
Isi Ramadan dengan Ilmu, KUA Negara Batin Gelar Bedah Kitab Durratun Nasihin
Humas Way Kanan
Humas Way Kanan

Way Kanan, KUA Negara Batin (Humas) - - Bulan Ramadan tidak hanya menghadirkan suasana khusyuk dalam ibadah, tetapi juga menjadi momentum strategis untuk memperdalam ilmu dan memperkuat akhlak. Dalam semangat tersebut, Kantor Urusan Agama (KUA) Negara Batin menggelar kegiatan bedah kitab Durratun Nasihin pada Selasa (24/02/2026) di lingkungan KUA Negara Batin.

Kegiatan ini diikuti oleh aparatur KUA, penyuluh agama, serta masyarakat sekitar. Lantunan ayat suci Al-Qur’an yang mengawali kegiatan menghadirkan suasana religius dan penuh kekhusyukan, menjadi pembuka kajian kitab klasik yang sarat nilai moral dan spiritual.

Kajian disampaikan oleh Yusuf Sudarto yang mengupas kandungan kitab dengan bahasa yang komunikatif dan mudah dipahami. Ia menjelaskan bahwa Durratun Nasihin berisi nasihat, kisah teladan, serta pesan-pesan moral yang relevan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam mengisi Ramadan dengan amal kebaikan dan peningkatan kualitas diri.

Dalam pemaparannya, Yusuf Sudarto mengajak peserta menjadikan Ramadan sebagai madrasah kehidupan. Menurutnya, setiap nasihat dalam kitab tersebut mengandung pelajaran tentang keikhlasan, kesabaran, serta pentingnya menjaga hubungan yang harmonis dengan Allah SWT dan sesama manusia.

Kepala KUA Negara Batin, M. Ali Ma’sum, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen KUA dalam menghadirkan pembinaan keagamaan yang tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga substantif dan menyentuh kebutuhan spiritual masyarakat. “Ramadan adalah waktu terbaik untuk memperbanyak ilmu dan memperbaiki akhlak. Nilai-nilai yang dipelajari hendaknya tidak berhenti pada pemahaman, tetapi diwujudkan dalam praktik kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Suasana kajian berlangsung hangat dan interaktif. Sesi diskusi yang dibuka setelah pemaparan materi menunjukkan antusiasme peserta dalam menggali hikmah dari warisan keilmuan Islam. Melalui kegiatan ini, KUA Negara Batin berharap Ramadan benar-benar menjadi momentum penguatan ilmu, akhlak, dan ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat. (Humas)


Penulis  :   Wanda/Dhany

Editor    :   Anggithya