Way Kanan, Kemenag (Humas) — Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW digelar di Masjid Al-Ikhlas, Kampung Negeri Baru, Kecamatan Blambangan Umpu, Kabupaten Way Kanan, Senin (12/1). Kegiatan tersebut diisi dengan ceramah oleh Ustaz Suba’i, Pimpinan Pondok Pesantren Nurul Iman Kasui, yang menekankan pentingnya menjaga shalat lima waktu sebagai kewajiban utama umat Islam.
Dalam tausiyahnya, Ustaz Suba’i menjelaskan bahwa Isra Mi’raj merupakan perjalanan agung Rasulullah SAW yang sarat dengan nilai keimanan dan keteladanan. Melalui peristiwa tersebut, Allah SWT menetapkan shalat lima waktu sebagai fondasi utama dalam kehidupan beragama.
“Isra Mi’raj adalah perjalanan luar biasa Rasulullah SAW. Pada peristiwa inilah Allah SWT mewajibkan shalat lima waktu yang harus dijaga dan dilaksanakan dengan penuh keikhlasan,” ujar Ustaz Suba’i.
Ia menegaskan, shalat bukan sekadar kewajiban ritual, melainkan tiang agama yang menentukan kualitas keimanan seorang muslim. Karena itu, shalat harus menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari.
Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Blambangan Umpu, Okta Setiawan, yang mewakili Kepala KUA Blambangan Umpu, menyampaikan bahwa peringatan Isra Mi’raj menjadi momentum penting untuk memperkuat pemahaman keagamaan masyarakat, khususnya terkait kewajiban shalat.
“Melalui peringatan Isra Mi’raj ini, kami berharap masyarakat semakin memahami makna shalat sebagai fondasi utama dalam membangun pribadi yang beriman dan berakhlak,” kata Okta.
Menurut Okta, kegiatan keagamaan semacam ini juga menjadi sarana efektif untuk mempererat silaturahmi antara tokoh agama, aparat, dan masyarakat, sehingga tercipta kehidupan sosial yang harmonis dan religius.
Kegiatan berlangsung khidmat dan dihadiri berbagai unsur masyarakat. Sejumlah tokoh agama dan tokoh masyarakat Kampung Negeri Baru turut hadir bersama pimpinan Pondok Pesantren Miftahul Ikhlas, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas setempat.
Peringatan Isra Mi’raj tersebut diharapkan mampu meningkatkan keimanan dan ketakwaan masyarakat, sekaligus memperkuat kebersamaan dalam membangun kehidupan bermasyarakat yang rukun. (Humas)
Penulis : Ayni/Oksi/Fitria
Editor : Anggithya
