Pesisir Barat (Kemenag, Humas) - Bupati Pesisir Barat, Dedi Irawan, secara resmi mengukuhkan jajaran pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Pesisir Barat masa bakti 2025-2030. Prosesi pengukuhan yang berlangsung khidmat ini digelar di Lobby Teluk Stabas, Gedung Marga Sai Batin, Kompleks Perkantoran Pemkab Pesisir Barat, Senin (19/01/2026).
Pengukuhan ini dilaksanakan berdasarkan Keputusan Bupati Pesisir Barat Nomor B/585/KPTS/V.05/HK-PSB/2025. Acara tersebut dihadiri oleh jajaran Forkopimda, para pimpinan organisasi keagamaan, serta tokoh masyarakat lintas agama se-Kabupaten Pesisir Barat.
Dalam pengukuhan tersebut, Ust. Tohar resmi ditetapkan sebagai Ketua FKUB Kabupaten Pesisir Barat untuk periode 2025-2030. Selain pengurus harian, Bupati juga mengukuhkan jajaran Dewan Penasehat FKUB yang melibatkan unsur pimpinan Kementerian Agama (Kemenag).
Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Pesisir Barat dikukuhkan sebagai Wakil Ketua Dewan Penasehat FKUB. Sementara itu, beberapa pejabat Kemenag lainnya juga masuk dalam jajaran anggota Dewan Penasehat, yaitu : Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam, Penyelenggara Hindu, dan Perencana.
Dalam sambutannya, Bupati Dedi Irawan menyampaikan bahwa FKUB memiliki peran strategis sebagai jembatan komunikasi antarumat beragama. Ia menekankan bahwa kerukunan adalah pondasi utama dalam menyukseskan pembangunan di Kabupaten Pesisir Barat.
"FKUB bukan sekadar wadah berkumpul, melainkan instrumen penting untuk memitigasi potensi konflik dan mempererat tali silaturahmi antar pemeluk agama. Di pundak pengurus yang baru dikukuhkan ini, harapan akan Pesisir Barat yang damai dan toleran kita titipkan," ujar Bupati.
Sementara itu, Plt. Kepala Kantor Kemenag Pesisir Barat, Hikmat Tutasry, menyatakan kesiapan jajaran Kemenag untuk mendukung penuh program kerja FKUB, baik melalui peran di Dewan Penasehat maupun koordinasi teknis di lapangan. Menurutnya, sinergi ini penting untuk membumikan nilai-nilai moderasi beragama di tingkat akar rumput.
"Kami mengucapkan selamat kepada Ust. Tohar dan seluruh pengurus. Kemenag siap bersinergi, terutama dalam memberikan pembinaan kepada masyarakat agar nilai-nilai toleransi menjadi gaya hidup masyarakat di Negeri Para Sai Batin dan Ulama ini," ungkapnya. (Richard/Rizki)