Jl. Cut Mutia No.27, Gulak Galik, Kec. Tlk. Betung Utara kanwillampung@kemenag.go.id

Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

Daerah

Jalaluddin; Hari Pancasila Jadikan Momentum Semangat Persatuan dengan Membumikan Nilai Nilai Pancasila

Sabtu, 01 Juni 2024 Humas Tulang Bawang
Jalaluddin; Hari Pancasila Jadikan Momentum Semangat Persatuan dengan Membumikan Nilai Nilai Pancasila
Humas Tulang Bawang
Humas Tulang Bawang

Tulang Bawang, Kemenag (Humas) - Menindak lanjuti Surat Edaran Sekretaris Jendral Kementerian Agama Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 2024 tanggal 29 Mei 2024 tentang Pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun 2024, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tulang Bawang menyelenggarakan upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila yang dilaksanakan di halaman Kankemenag. Sabtu (01/06/2024)

Upacara dimulai pukul 07.00 wib,  bertindak sebagai inspektur upacara adalah Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tulang Bawang H. A. Jalaluddin,

Yang diikuti oleh Kasubbag TU, Para Kasi dan Penyelenggara, Kepala KUA Se Kabupaten Tulang Bawang, Kepala Madrasah Negeri/Swasta se Kabupaten Tulang Bawang,  Pokjawas, Pokjaluh, Para ASN, PPPK dan PPNPN Kankemenag.

Kepala Kantor Kemenag A. Jalaluddin dalam amanatnya membacakan Pidato Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Republik Indonesia, Pada hari ini 1 Juni 2024, kita memperingati Hari Lahir Pancasila. Hari ketika Bung Karno sebagai Proklamator Kemerdekaan, Bapak Pendiri Bangsa, pertama kali memperkenalkan Pancasila melalui pidatonya pada tahun 1945 di depan sidang Badan Penyelidik Usaha - usaha Persiapan Kemerdekaan (BPUPK).

Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2024 ini mengambil tema “Pancasila Jiwa Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Emas 2045”. Tema ini mengandung maksud bahwa Pancasila menyatukan kita dengan segala perbedaan suku, agama, budaya, dan bahasa dalam menyongsong 100 tahun Indonesia Emas yang maju, mandiri dan berdaulat.”tuturnya.

Patut kita syukuri sebagai sebuah bangsa yang majemuk, Pancasila dan nilai - nilai yang dikandungnya menjadi bintang yang memandu kehidupan bangsa agar sesuai dengan cita - cita pendirian negara. Keberadaan Pancasila merupakan anugerah dari Tuhan Yang Maha Esa untuk bangsa Indonesia. Di dalam Pancasila terkandung nilai-nilai luhur yang menjunjung tinggi nilai - nilai inklusivitas, toleransi, dan gotong royong. Keberagaman yang ada merupakan berkat yang dirajut dalam identitas nasional “Bhinneka Tunggal Ika”.

Dalam momentum yang sangat bersejarah ini, saya mengajak komponen bangsa di mana pun berada untuk bahu membahu membumikan nilai - nilai Pancasila ke dalam setiap aspek kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Sebagai meja statis, Pancasila terbukti mampu mempersatukan kita dalam menghadapi beragam gelombang tantangan dan ujian sejarah, sehingga sampai dengan saat ini Indonesia tetap berdiri kokoh dan tangguh sebagai bangsa yang besar. Sedangkan sebagai leitstar dinamis, Pancasila merupakan bintang penuntun yang membawa Indonesia pada gerbang kemajuan dan kemakmuran di era globalisasi teknologi dan informasi sekarang ini.” ucapnya

Jalaluddin menyebutkan Pancasila harus senantiasa kita jiwai dan pedomani agar menjadi ideologi yang bekerja, yang dirasakan kehadiran dan manfaatnya oleh seluruh tumpah darah Indonesia. Selain regulasi yang berlandaskan pada semangat dan jiwa Pancasila, kita juga perlu keteladanan yang tercermin dari etika, integritas, dan karakter para pemimpin dan rakyat Indonesia.

Dengan semangat Pancasila yang kuat, saya yakin seluruh tantangan yang akan dihadapi bangsa Indonesia akan dapat diatasi. Terlebih, di tengah krisis global yang terjadi, Indonesia berhasil menjaga stabilitas ekonomi, sosial, dan politik. Keberhasilan tersebut tentu merupakan sumbangsih gotong royong seluruh anak bangsa dengan ideologi Pancasila sebagai fondasi dasarnya” kata Jalaluddin

Kita juga patut bersyukur dan bangga bahwa bangsa Indonesia telah terbukti menjadi bangsa yang dewasa, dewasa dalam berdemokrasi, berbangsa, dan bernegara. Kita harus bersyukur dan berbangga telah melewati Pemilihan Umum yang demokratis secara aman dan damai demi tegaknya kedaulatan rakyat, konstitusi serta persatuan dan kesatuan bangsa.” tambahnya

Mengakhiri pidato ini, kami mengajak seluruh komponen bangsa untuk bersama-sama bergotong royong merawat anugerah Pancasila melalui peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni. Kita harus bekerja sama dan berkolaborasi menjaga kerukunan dan keutuhan sebagai wujud pengamalan nilai-nilai Pancasila. Semoga peringatan Hari Lahir Pancasila ini dapat memompa semangat kita semua untuk terus mengamalkan Pancasila demi Indonesia yang maju, adil, makmur, dan berwibawa di kancah dunia. Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala Tuhan Yang Maha Esa senantiasa memberikan perlindungan dan petunjuk kepada kita semua untuk kejayaan bangsa dan negara Indonesia.”tutupnya. (lisa/dody).