Jl. Cut Mutia No.27, Gulak Galik, Kec. Tlk. Betung Utara kanwillampung@kemenag.go.id

Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

Daerah

Jalaluddin: Tiga Tanggung Jawab Pemerintah dalam Penyelenggaraan Ibadah Haji

Jumat, 19 April 2024 Humas Tulang Bawang
Jalaluddin: Tiga Tanggung Jawab Pemerintah dalam Penyelenggaraan Ibadah Haji
Humas Tulang Bawang
Humas Tulang Bawang

Tulang Bawang, (Humas) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tulang Bawang melalui Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah melaksanakan Rapat Koordinasi Persiapan Manasik Haji 1445 H / 2024 M yang berlangsung di Aula Gedung PLHUT, Jum’at (19/04/2024) 

Rapat tersebut dihadiri oleh Kakankemenag Jalaluddin, Kabag Kesra Kab. Tulang Bawang, Dediyanto, Kasubbag TU Marsudi, Para Kasi, Penyelenggara, Kepala KUA Se-Kabupaten Tulang Bawang dan segenap unsur panitia manasik haji 

Rapat tersebut dipandu secara langsung oleh Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah Zainal Arifin 

Mengawali sambutannya Zainal Arifin menjelaskan bahwa tujuan dengan diadakannya rapat ini adalah untuk menyusun rencana awal persiapan pelaksanaan bimbingan manasik haji yang diharapkan dapat memberikan persiapan yang matang serta pemahaman yang mendalam kepada calon jamaah haji

“Bimbingan manasik haji nantinya akan dilaksankan secara bertahap baik ditingkat kabupaten dan ditingkat Kecamatan, ditingkat Kabupaten akan dilaksanakan pada tanggal 23 s/d 24 April yang berlangsung selama 2 hari,” kata zainal 

Selanjutnya bimbingan manasik haji di tingkat kecamatan sebanyak 8 (delapan) kali. Saya berharap kepada kepala KUA  nantinya sudah bisa mempersiapkan apa saja tahapan tahapan manasik haji ditingkat kecamatan sehingga manasik haji kali ini dapat berjalan dengan baik dan sukses.” tambahnya

Sementara itu Jalaluddin selaku Kakankemenag memberikan apresiasi atas berlangsung rapat ini sehingga dengan diadakannya pertemuan ini nanti para petugas atau panitia semakin kompak, dan saling berkoordinasi dalam melayani para jamaah manasik haji.

“Ada tiga tanggung jawab pemerintah dalam penyelenggara ibadah haji yang pertama adalah pembinaan bagi calon jamaah haji, salah satunya  melalui manasik haji. manasik haji merupakan salah satu bentuk pembinaan kepada calon jamaah haji guna memberikan pemahaman dalam menjalan rangkain ibadah haji nantinya,” katanya.

“Selain pembinaan, pemerintah melalui kementerian agama juga mengakomodasi pelayanan kepada calon jamaah haji, seperti contohnya persoalan administrasi mulai dari tahapan pendaftaran hingga pelunasan, penyediaan saranan transportasi, akomodasi, pemondokan dan petugas haji yang profesional,” ungkap Jalal.

“Terakhir adalah perlindungan pemerintah hadir memberikan perlindungan kepada JCH seperti pemberian Ansurasi, Pelayanan khusus penyandang disabilitas hingga menjamin kesehatan bagi calon jamah haji,” pungkasnya

Mengakhiri sambutanya Jalaluddin berpesan kepada seksi PHU dan semua Kepala KUA dapat saling berkoordinasi satu sama lain agar para calon jamaah haji kabupaten Tulang Bawang dapat melaksanakan ibadah haji dengan baik serta selamat mulai dari keberangkatan sampai kembali pulang ke tanah air. (dody)