Jl. Cut Mutia No.27, Gulak Galik, Kec. Tlk. Betung Utara kanwillampung@kemenag.go.id

Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

Provinsi

Jelang Iduladha 2026, Kanwil Kemenag Lampung Pastikan Kesiapan Hewan Kurban

Selasa, 05 Mei 2026 Fadilah Editor: Fadilah
Jelang Iduladha 2026, Kanwil Kemenag Lampung Pastikan Kesiapan Hewan Kurban
Fadilah
Fadilah
Foto: Aziz

Lampung Kemenag, Bidang Penais Zawa (Humas)-- Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah/2026 Masehi, Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung melakukan peninjauan langsung terhadap hewan kurban yang akan disembelih pada perayaan tersebut.

Kegiatan ini dipimpin oleh Kepala Bidang Penerangan Agama Islam, Zakat, dan Wakaf (Penais Zawa), Makmur, didampingi Ketua Panitia Kurban, Mirza. Peninjauan dilakukan di wilayah Jati Agung, Lampung Selatan, yang direncanakan menjadi lokasi penyembelihan pada hari kedua Iduladha.

Dalam kegiatan tersebut, panitia memastikan kondisi kesehatan dan kelayakan hewan kurban. Tahun ini, sebanyak lima ekor sapi telah disiapkan untuk pelaksanaan kurban.

Makmur menyampaikan bahwa peninjauan ini merupakan bagian dari komitmen Kanwil Kemenag Lampung untuk memastikan pelaksanaan kurban berjalan sesuai syariat Islam serta memenuhi standar kesehatan hewan.

"Peninjauan ini penting untuk memastikan bahwa hewan yang akan dikurbankan dalam kondisi sehat, cukup umur, dan layak sesuai ketentuan syariat",  ujar Makmur.

Lebih lanjut, Makmur juga menyampaikan pesan Kepala Kanwil Kemenag Lampung, Zulkarnain, terkait harapan pelaksanaan kurban tahun ini.

Kakanwil Kemenag Lampung, Zulkarnain, berharap agar pelaksanaan kurban tahun 2026 dapat berjalan dengan tertib, lancar, serta memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat, khususnya dalam memperkuat nilai kepedulian dan kebersamaan", kata Makmur.

Ia menambahkan bahwa momentum Iduladha diharapkan tidak hanya menjadi ritual keagamaan, tetapi juga sarana mempererat solidaritas sosial di tengah masyarakat.

Rencananya, penyembelihan hewan kurban akan dilaksanakan pada hari kedua Iduladha di wilayah Jati Agung, dengan melibatkan panitia dan masyarakat sekitar.

Panitia juga memastikan distribusi daging kurban dilakukan secara merata kepada masyarakat yang berhak menerima, sehingga nilai ibadah kurban dapat dirasakan secara luas (Humas)