Search

Jelang Ramadhan, Penghulu KUA Gunung Labuhan Bekali Pasangan Janda-Duda dengan Bimwin Bertema Kasih Sayang

jelang-ramadhan-penghulu-kua-gunung-labuhan-bekali-pasangan-janda-duda-dengan-bimwin-bertema-kasih-sayang
Fotografer: Humas Kanwil

Way Kanan, KUA Gunung Labuhan (Humas) - - Menyambut bulan suci Ramadhan yang tinggal sehari lagi, Kantor Urusan Agama (KUA) Gunung Labuhan tak henti-hentinya memberikan pembinaan kepada calon pengantin, Rabu, 18 Februari 2026.

Suasana haru dan khidmat menyelimuti ruang pertemuan KUA setempat saat digelar Bimbingan Perkawinan (Bimwin) khusus bagi pasangan calon pengantin (catin) berstatus janda dan duda.

Bimwin kali ini diikuti oleh pasangan Siti Fatimah (43) warga kampung Gunung Baru dan Hasim (53), warga Kampung Banjar Sakti. Keduanya datang dengan tekad kuat untuk membangun bahtera rumah tangga yang sakinah, mawaddah, warahmah, terlebih mereka akan memasuki gerbang pernikahan di bulan yang penuh berkah.

Penghulu Kecamatan Gunung Labuhan, Agus Khafi Yazid, bertindak langsung sebagai narasumber utama. Dalam materi yang disampaikannya, ia mengusung tema yang sangat relevan dengan kondisi kedua calon pengantin, yaitu "Kasih Sayang Menuju Ridho Allah".

"Pernikahan bukan hanya tentang menyatukan dua insan, tetapi juga tentang membangun kembali semangat, menata masa depan dengan penuh cinta, dan tentunya mencari ridho Allah SWT. Terlebih bagi Hasim dan Siti Fatimah yang sebelumnya telah memiliki pengalaman rumah tangga, tentu bekal kasih sayang ini harus lebih kokoh," ujar Agus Khafi Yazid di hadapan kedua catin.

Ia menekankan bahwa konsep kasih sayang dalam Islam (mawaddah wa rahmah) adalah fondasi utama. "Saya berpesan, jadikan kasih sayang sebagai energi untuk saling melengkapi. Jangan biarkan masa lalu menghantui, tapi jadikan pelajaran agar bahtera kali ini lebih kuat menghadapi ujian. Dengan kasih sayang, insyaAllah ridho Allah akan menyertai setiap langkah kalian," tambahnya.

Siti Fatimah, calon pengantin wanita, mengaku sangat terbantu dengan bimbingan ini. "Sebagai seorang janda, awalnya saya deg-degan mau menikah lagi. Tapi dengan bimbingan dari Pak Penghulu, hati saya menjadi lebih tenang. Tema kasih sayang ini benar-benar menyentuh. Saya jadi paham bahwa yang terpenting adalah bagaimana kami saling menyayangi karena Allah," tuturnya dengan mata berkaca-kaca.

Sementara itu, Hasim, calon suami, menyatakan kesiapannya untuk menjadi imam yang baik bagi Siti Fatimah. "Saya sudah tua, Pak Penghulu. Saya hanya ingin membangun keluarga yang tenang dan diridhoi Allah. InsyaAllah, saya akan menjaga amanah ini dengan baik," ujarnya tegas.

Kegiatan Bimwin ini merupakan program rutin KUA Gunung Labuhan dalam memberikan bekal ilmu dan mental kepada seluruh calon pengantin. Menjelang Ramadhan, KUA setempat menggencarkan kegiatan keagamaan dan pembinaan keluarga agar pasangan muda maupun yang akan menikah dapat memasuki bulan suci dengan hati yang bersih dan persiapan yang matang.

"Kami berharap pasangan ini dapat menjalani ibadah puasa dengan penuh kebahagiaan persiapan menuju hari H, serta kelak menjadi keluarga yang selalu diliputi kasih sayang dan keberkahan," pungkas Agus Khafi Yazid mengakhiri sesi bimbingan. (Humas)

Penulis  :  Yanto/Asep

Editor    :  Anggithya


Editor: Humas Kanwil
Copyright : Datin Kanwil