Tulang
Bawang, Kemenag (Humas) – Dalam rangka menyemarakkan
bulan suci Ramadhan 1447 H, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tulang
Bawang Johan Yusuf, menyampaikan kuliah tujuh menit (kultum) yang sarat makna
spiritual dan pesan moral. Kegiatan ini berlangsung khidmat dan diikuti oleh
jajaran pegawai serta masyarakat yang hadir yang berlangsung di Musholla
Ukhuwah Kemenag Tuba, Rabu (19/02/2026)
Dalam Kultumnya,
Johan Yusuf menekankan bahwa Ramadhan bukan sekadar menahan lapar dan dahaga,
tetapi momentum meningkatkan kualitas keimanan dan kepedulian sosial. Beliau
memaparkan empat keutamaan utama di bulan Ramadhan yang dianjurkan untuk
diamalkan oleh umat Islam.
Pertama memperbanyak membaca Al-Qur’an. Menurutnya,
Ramadhan adalah bulan turunnya Al-Qur’an sehingga umat Islam dianjurkan untuk
lebih dekat dengan kitab suci. Ia mengajak seluruh jamaah menjadikan tilawah
sebagai amalan harian yang konsisten, tidak hanya mengejar khatam, tetapi juga
memahami dan mengamalkan kandungannya
Kedua menjaga lisan. Johan Yusuf mengingatkan bahwa
puasa tidak akan sempurna jika seseorang masih mudah berkata kasar, bergunjing,
atau menyebarkan hal yang tidak benar. Ia
menekankan bahwa menjaga ucapan merupakan bagian penting dari puasa yang
berkualitas. “Puasa bukan hanya menahan yang masuk ke dalam tubuh, tetapi juga
menahan apa yang keluar dari lisan,” pesannya.
Lebih
lanjut Ketiga memberi makan kepada orang kafir maupun siapa pun yang
membutuhkan. Dalam penjelasannya, Johan Yusuf menekankan nilai universal Islam
yang menjunjung tinggi kasih sayang dan kemanusiaan. Memberi makan, menurutnya,
merupakan amalan sosial yang sangat dianjurkan, terlebih di bulan Ramadhan. Ia
mengajak umat untuk memperluas kepedulian tanpa memandang latar belakang,
sebagai wujud Islam rahmatan lil ‘alamin.” paparnya
Kempat
menjalankan ibadah puasa sesuai anjuran Nabi. Ia menegaskan bahwa puasa
Ramadhan memiliki keutamaan besar sebagaimana diajarkan oleh Nabi Muhammad.
Mulai dari niat yang tulus, menjaga adab selama berpuasa, hingga
menyempurnakannya dengan ibadah sunnah seperti tarawih dan sedekah.” terang Johan
Dalam penutup kultumnya, Johan Yusuf mengajak seluruh umat Islam menjadikan Ramadhan sebagai madrasah ruhani untuk memperbaiki diri secara menyeluruh, baik hubungan dengan Allah maupun dengan sesama manusia. Ia berharap nilai-nilai Ramadhan dapat terus dijaga bahkan setelah bulan suci berakhir.
Editor: Abdul Aziz
