Jl. Cut Mutia No.27, Gulak Galik, Kec. Tlk. Betung Utara kanwillampung@kemenag.go.id

Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

Daerah

Ka KanKemenag Bandar Lampung Sampaikan Beberapa Syarat Pendidikan Berkualitas

Rabu, 25 September 2024 Humas Bandar Lampung
Ka KanKemenag Bandar Lampung Sampaikan Beberapa Syarat Pendidikan Berkualitas
Humas Bandar Lampung
Humas Bandar Lampung

Bandar Lampung, Kemenag (Humas) --- Kepala Kantor Kementerian Agama (Ka KanKemenag) Kota Bandar Lampung, Makmur, membuka Kegiatan Diseminasi Pandai Berhitung dengan Metode Gasing bagi seluruh guru matematika KKM MTs Negeri 2 Bandar Lampung pada Rabu (25/09/2024)

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Madrasah Tsanawiyah Negeri 2 Bandar Lampung, Nasron, Pengawas Madrasah Wiladi Widodo, serta Waka Kurikulum Hendri Setia Budi. Sebanyak 30 guru matematika dari 13 KKM Madrasah Tsanawiyah se-Kota Bandar Lampung turut serta dalam acara ini.

Dalam sambutannya, Nasron selaku Ketua KKM Madrasah Tsanawiyah menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Program Metode Gasing yang telah dilaksanakan di tingkat Provinsi Lampung beberapa waktu lalu.


Sementara itu, Ka KanKemenag Makmur dalam amanahnya menegaskan bahwa salah satu tujuan Kementerian Agama adalah menciptakan sistem pendidikan yang berkualitas. Menurutnya, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi untuk mewujudkan hal tersebut.

“Syarat pertama adalah guru yang berkualitas, yang selalu memperbarui pengetahuannya, berinovasi, profesional, dan disiplin,” ujarnya.

Syarat kedua, lanjut Makmur, adalah kurikulum yang terintegrasi dan tersusun dengan baik. Syarat ketiga adalah fasilitas yang memadai, baik dari segi sarana maupun prasarana, yang sangat penting dalam menunjang kelancaran proses pembelajaran.

Selain itu, Makmur juga menekankan pentingnya media pembelajaran yang modern serta dukungan psikologis dan emosional bagi para siswa agar tercipta suasana belajar yang menyenangkan.

“Metode Gasing bukan hanya sekedar mengasikkan, tapi juga menyenangkan,” kata Makmur.


Ia juga menekankan perlunya keseimbangan antara kurikulum dan kegiatan ekstrakurikuler agar minat dan bakat siswa dapat tersalurkan secara positif. Terakhir, Makmur menyebutkan pentingnya membangun kemitraan dengan berbagai sektor melalui kerja sama (MoU) untuk meningkatkan kualitas pendidikan.

Dengan dilaksanakannya kegiatan ini, diharapkan madrasah di Kota Bandar Lampung tidak hanya setara dengan madrasah lain, tetapi juga dapat lebih berkualitas. (Mushollin)

Editor : Fadilah