Jl. Cut Mutia No.27, Gulak Galik, Kec. Tlk. Betung Utara kanwillampung@kemenag.go.id

Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

Daerah

Kajian Ramadan Kemenag Way Kanan, Ali Sholihin sampaikan "Rukun Agama" Sebagai Pedoman Hidup

Senin, 17 Maret 2025 Humas Way Kanan
Kajian Ramadan Kemenag Way Kanan, Ali Sholihin sampaikan "Rukun Agama" Sebagai Pedoman Hidup
Humas Way Kanan
Humas Way Kanan

Way Kanan, Kemenag -- (Humas) Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Ali Sholihin menegaskan pentingnya memahami dan mengamalkan Rukun Agama dalam kegiatan Kajian Ramadhan  Kemenag Way Kanan, Senin (17/3/2025). di Aula Amal Bhakti.

Dalam tausiahnya, ia menyoroti bahwa rukun agama yang terdiri dari Rukun Iman, Rukun Islam, dan Rukun Ihsan harus menjadi pegangan utama dalam menjalani kehidupan.

"Beribadahlah kepada Allah seakan-akan engkau melihat-Nya, atau yakinlah bahwa Allah selalu melihat kita," tegasnya. Beragama tidak cukup hanya sebatas ritual, tetapi harus diiringi dengan kesadaran spiritual yang mendalam.

Ali Sholihin juga menekankan bahwa pemahaman agama yang benar harus bersifat menyeluruh. "Belajar agama harus sempurna, karena ini bukan hanya soal ibadah, tetapi juga menjadi pedoman dalam kehidupan sosial," ujarnya.

Ia menilai bahwa pemahaman yang setengah-setengah bisa menyesatkan dan menimbulkan kesalahan dalam berpraktik.

Menurutnya, pelaksanaan rukun agama tidak bisa dilepaskan dari ilmu fiqih, Al-Qur’an, hadits, dalam penerapannya pada kehidupan sehari-hari.

 "Tanpa ilmu, ibadah bisa keliru. Tanpa pemahaman yang benar, hidup bisa kehilangan arah," tambahnya, menegaskan bahwa rukun agama adalah fondasi utama hingga akhir hayat.

Kasi PHU mengajak seluruh hadirin untuk terus berbenah dan memperbaiki kualitas keimanan mereka. "Mari kita berupaya memperbaiki rukun agama masing-masing. Ini bukan sekadar kewajiban, tetapi kebutuhan agar hidup kita lebih bermakna dan terarah," ajaknya.

Kajian Ramadhan ini dihadiri oleh jajaran pejabat dan pegawai Kemenag. Hal tersebut menunjukkan komitmen untuk, menjadikan momentum Ramadhan sebagai ajang refleksi dan peningkatan spiritualitas. (Humas)


Editor : Fadilah